Dark/Light Mode

Mantap! Vaksinasi Massal Pedagang Pasar Tanah Abang Diperpanjang

Selasa, 23 Februari 2021 21:38 WIB
Presiden Jokowi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pasar Tanah Abang. (ist)
Presiden Jokowi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pasar Tanah Abang. (ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperpanjang periode pelaksanaan pemberian vaksinasi massal bagi pedagang Pasar Tanah Abang.  Ini dilakukan karena masih banyak para pedagang yang belum terlayani dan menerima vaksin Covid-19.

"Sebelumnya kontrak kita dengan Pasar Jaya hanya enam hari. Tapi, Pasar Jaya membuka pendaftaran ulang. Pendaftar terakumulasi sampai 21 ribu pendaftar. Insya Allah ini, kami akan layani," ujar Koordinator Pelaksana Vaksinasi Tanah Abang, Siti Khalimah di Pasar Tanah Abang blok A lantai 8, Jakarta Pusat, Selasa (23/2/2021).

Siti memastikan juga tenaga kesehatan yang diterjunkan dalam kegiatan vaksinasi di Tanah Abang tetap bekerja dengan maksimal meski mengalami perpanjangan periode kerja.

Berita Terkait : Ditarget Kelar Seminggu, Vaksinasi Covid Terhadap 450 Ribu Pelayan Publik Di Jawa Tengah

"Kami pastikan vaksinasi jalan sampai selesai, sampai semuanya terlayani. Pokoknya sesuai Instruksi pak Dirjen (P2P Kemenkes) layani sampai semuanya tervaksinasi," ujar Siti.

Siti menambahkan, koordinasi dengan pihak PD Pasar Jaya pun masih terus dilakukan, khususnya mengenai mungkin atau tidaknya pelaksanaan vaksin di Pasar Tanah Abang dilanjutkan.

"Tadinya kita mau 'break' (jeda) sehari kemudian hari Kamis kami mulai lagi. Tapi belum tahu nih. Tapi kalau Pasar Jaya siap, tidak ada penumpukan lagi. Besok kami akan jalan lagi," kata Siti.

Berita Terkait : Pelan Tapi Pasti, Akhirnya Pedagang Sadar Vaksinasi

Hingga Selasa (23/2) terhimpun data bahwa Kementerian Kesehatan telah memberikan vaksin kepada 9.500 sejak pelaksanan vaksinasi massal di Pasar Tanah Abang Blok A digelar.

Sempat dihentikan Sebelumnya, kegiatan vaksinasi massal di Pasar Tanah Abang Blok A di lantai 8 maupun di lantai 12 untuk sesi dua, harus dihentikan di hari ke-6 pelaksanaan karena terjadi kerumunan pedagang yang ingin divaksin.

Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan mengatakan awalnya pedagang yang mengantre baik di lantai 8 maupun di lantai 12 masih tertib, namun lambat laun antrean memanjang dan berdesak-desakan menimbulkan kerumunan tak berjarak.

Berita Terkait : Perusahaan Yang Bayar Karyawan Dapat Gratis

"Banyak pedagang datang tidak sesuai jadwal dan menyebabkan antrean tidak sesuai protokol kesehatan. Awalnya kami imbau jaga jarak. Tapi diimbau juga tetap tidak menjaga jarak. Akhirnya kami koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan diputuskan dihentikan. Akhirnya kami bubarkan pedagang," ujar Singgih saat ditemui di Pasar Tanah Abang blok A lantai 8.

Pedagang yang tidak memiliki kupon vaksinasi massal yang dibagikan dari Kementerian Kesehatan menjadi salah satu penyebab terjadinya antrean yang berkerumun dan berakhir melanggar protokol kesehatan di Pasar Tanah Abang Blok A lantai 8 dan lantai 12. [JAR]