RM.id Rakyat Merdeka - Berapa lama kekebalan tubuh seseorang dapat bertahan setelah terinfeksi Covid, masih menjadi pertanyaan besar hingga saat ini.
Penelitian terbaru menunjukkan, kekebalan tubuh masih terdeteksi hingga 12 bulan setelah terkena Covid. Pertanyaannya, apakah hal yang sama juga berlaku untuk pasien Covid bergejala ringan?
Baca juga : Naik Lagi, Pasien Covid Di Wisma Atlet Kembali Tembus 2.000 Orang
Terkait hal ini, dr. Adam Prabata yang merupakan kandidat PhD dari Kobe University Jepang mengatakan, berdasarkan studi terbaru dari Korea Selatan, sebanyak 82,7-84,6 persen pasien Covid bergejala ringan masih terdeteksi memiliki antibodi hingga 1 tahun, setelah terdiagnosis Covid.
"Jadi, antibodi terhadap Covid pada pasien bergejala ringan, masih terdeteksi hingga 1 tahun sejak pertama kali terdiagnosis Covid," kata Adam via laman Instagramnya, Jumat (4/6).
Baca juga : Kabar Baik Dari India, Kasus Harian Covid-19 Terendah Dalam 45 Hari
Adam menambahkan, penggunaan lebih dari satu tes antibodi dengan target antibodi yang berbeda, disarankan untuk mengetahui apakah seseorang memiliki antibodi terhadap Covid atau tidak.
"94,2 persen pasien Covid bergejala ringan masih terdeteksi memiliki antibodi setelah 1 tahun, bila diperiksa dengan 2 kombinasi tes antibodi yang berbeda," jelasnya. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.