Dark/Light Mode

Belajarlah Dari Kasus Tsunami Covid India

Plis, Jangan Maksa Mudik Ya!

Senin, 26 April 2021 07:49 WIB
Menteri Dalam Negeri Prof Muhammad Tito Karnavian (Foto: Patrarizki Syahputra/Rakyat Merdeka)
Menteri Dalam Negeri Prof Muhammad Tito Karnavian (Foto: Patrarizki Syahputra/Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah bekerja keras supaya Indonesia tidak mengalami kejadian seperti di India. Masyarakat pun diingatkan untuk tidak memaksa melakukan mudik Lebaran. Hal ini ditegaskan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Prof Muhammad Tito Karnavian

Menurutnya, kepatuhan masyarakat merupakan salah satu solusi, supaya bangsa ini mampu menghadapi pandemi Covid-19 yang belum juga selesai. “Makanya kita minta masyarakat bisa memahami dan memetik pelajaran dari kasus yang terjadi di India, sehingga tidak terjadi di Indonesia,” imbau Tito, kemarin.

Berita Terkait : Menkes: Bukan Membuat Khawatir, Tapi Waspada

Sebelum kasus Covid-19 melonjak drastis di India, penduduk setempat mengadakan perayaan Kumbh Mela, yang merupakan ritual penting bagi umat Hindu di India. Ribuan orang berbondong-bondong mengikuti ritual mandi bersama di Sungai Gangga tanpa menerapkan protokol kesehatan.

Selain itu, India juga menggelar pemilihan kepala daerah di lima negara bagian, yang memicu kerumunan massa tanpa menerapkan protokol kesehatan. Belum lagi, stadion-stadion sepak bola di negara itu dipenuhi penonton. “Sehingga apa yang terjadi di India kita bisa saksikan saat ini. Belum lagi ditambah adanya varian baru Covid-19 yang berasal dari India,” bebernya.

Berita Terkait : Pengetatan Mudik Belajar Dari Kasus Covid Di India

Untuk itu, masyarakat diimbau untuk bercermin dari peristiwa tersebut. Ia meminta agar larangan mudik Lebaran kali ini dipatuhi. “Kita jangan sampai seperti di India. Karena mereka euforia, lupa menaati protokol kesehatan, berkerumun, tidak pakai masker, dan tidak menjaga jarak,” tegas eks Kapolri ini.
 Selanjutnya