RM.id Rakyat Merdeka - Satgas Penanganan Covid-19 memprediksi, kasus Covid-19 di Indonesia bisa melandai setelah 3 minggu sejak pembatasan mobilitas Jawa-Bali diberlakukan. Artinya, kasus Covid akan melandai pada akhir Juli atau awal Agustus 2021.
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito mengatakan, lonjakan kasus Covid-19 saat ini sudah memasuki pekan ke-9. Sementara intervensi pemerintah atas lonjakan kasus dimulai dari pekan ke-8.
“Berkaca dari pengalaman lonjakan pertama, penurunan (lonjakan saat ini) paling cepat baru dapat terlihat pada tiga minggu ke depan,” ujarnya, melalui YouTube Sekretariat Presiden.
Baca juga : Tolong Jangan Egois, Masih Banyak Yang Belum Divaksin
Sementara Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid- 19, Dewi Nur Aisyah mengatakan, penurunan kasus Covid-19 akan terealisasi apabila esensi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali pada 3-20 Juli 2021 dilaksanakan dengan baik. Baik oleh pemerintah daerah maupun masyarakat.
“Jadi harapan kami, PPKM Darurat benar-benar diterapkan dan diimplementasikan dengan benar. Kita berharap, kasus ini mulai turun di akhir Juli, (Agustus) sudah mulai terlihat grafik penurunan, ini harapan kita,” ujarnya.
Lebih lanjut, Aisyah juga menyoroti kasus Covid-19 yang saat ini mulai meluas hampir ke seluruh provinsi. Data Satgas Covid-19 per 11 Juli mencatat, 129 daerah berstatus zona merah atau daerah dengan risiko tinggi penyebaran Covid-19. Ratusan kabupaten/ kota itu tersebar di 27 provinsi.
Baca juga : Yuk, Saatnya Masyarakat Sadar Pentingnya Prokes Dan Vaksinasi
Untuk itu, Aisyah mengingatkan warga di luar Jawa-Bali agar menerapkan PPKM Darurat yang berlaku 12-20 Juli 2021 dengan sebaik-baiknya. “Jangan sampai sentra Jawa-Bali mulai ditekan, tapi luar Jawa-Bali berkontribusi dengan kenaikan kasus selanjutnya,” ujar Aisyah.
Netizen meminta publik mendukung pemerintah, khususnya dalam mematuhi PPKM Darurat agar kasus Covid-19 yang saat ini tengah melonjak bisa segera menurun. Selain itu, masyarakat juga diminta tetap disiplin protokol kesehatan (prokes) dan ikut vaksinasi Covid-19.
“Pemerintah sedang mengupayakan agar kasus Covid-19 ini semakin menurun. Sudah seharusnya kita mendukung upaya pemerintah ini,” kata adeyyli. “Dukung banget,” sambung BangToyiib_. “Siap mensukseskan,” tambah yanstarking.
Baca juga : Pasien Isoman Sebaiknya Isolasi Di Tempat Perawatan Pemerintah
Ebbystudying mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan berita palsu. Kata dia, yang terbaik sekarang adalah tetap di rumah untuk mempercepat penurunan kasus Covid-19. “Pengen kan kasus menurun? Di rumah saja,” katanya. “Benar banget,” sambung nesquickgggirll.
Menurut glourenzax, kalau mau mengikuti PPKM Darurat dan di rumah saja, angka kasus Covid-19 pasti bisa menurun. Dengan begitu, kata dia, situasi bisa kembali seperti biasa. “Semoga saja Covid-19 melandai tiga pekan ke depan, seperti prediksi Satgas Covid-19,” kata Mjohnsamosir.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.