BREAKING NEWS
 

Catat Ya, Bukan 0,15 Persen

Ganjar: Hingga 24 Juli, Serapan Anggaran Covid Jateng Sudah 17,28 Persen

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Sabtu, 24 Juli 2021 20:14 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Foto: Humas Jateng)

 Sebelumnya 
Ia menambahkan, percepatan itu termasuk dalam proses administrasi di inspektorat. Sebab, pengadaan barang dan pembelanjaan anggaran di Pemprov Jateng, harus didahului pemeriksaan inspektorat.

“Karena sebelum dibelanjakan dalam konteks darurat, ini memang harus di-review oleh inspektorat semuanya. Saya minta harus dipercepat,” tegasnya.

Baca juga : Ribuan Lansia Hingga Pelajar Jalani Vaksin Covid -19 Di Jakarta Pusat

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jateng Prasetyo Aribowo mengatakan, rencana pembelanjaan DAU mengalami perubahan, berdasarkan perkembangan di lapangan.

“Pada awal Juli, angka itu kita reassesment ulang penggunaannya. Karena waktu itu, kita tidak tahu varian delta menyebar demikian cepat. Sehingga, beberapa sempat kita tunda. Misalnya, pelatihan bintek untuk promosi kesehatan kita tunda karena kita fokus untuk Covid,” papar Prasetyo.

Baca juga : Wapres Marahnya Terlalu Santun

Prasetyo meyakini, serapan anggaran akan terus bertambah, karena sudah ada rencana-rencana pembelanjaan. Misalnya, untuk pembelian reagen dalam rangka peningkatan testing dan tracing, serta dukungan fasilitasi untuk rumah sakit darurat.

Penanganan Covid di Jateng sebenarnya tidak hanya mengandalkan anggaran refocusing DAU. Tetapi juga memanfaatkan dana dari CSR perusahaan.

Baca juga : Puan Soroti Rendahnya Serapan Anggaran Corona Di Daerah

“Misalnya, kita menerima dari Shopee, Pertamina berupa oksigen, tabung liquid. Semuanya itu kita dorong untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit,” terang Prasetyo. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense