BREAKING NEWS
 

Heboh Diminta Diam Oleh Luhut

SBY Kirim Twit Doa Untuk Pemerintah

Reporter & Editor :
APRIANTO
Kamis, 29 Juli 2021 07:30 WIB
Presiden RI Ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (Foto: YouTube Edhie Baskoro Yudhyono)

 Sebelumnya 
Ia mengajak Luhut dan SBY mengedepankan persaudaraan, terlebih di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Lagi pula keduanya adalah sama-sama jenderal berprestasi. Hanya beda watak, gaya dan perjalanan karirnya saja.”Orang besar saling membesarkan, bukan mengecilkan,” harapnya. “Nggak usah dibikin heboh,” sambung dia.

Elit PPP juga bersuara. Arsul Sani mengatakan, SBY dan Luhut adalah sama-sama warga senior yang saling memberi masukan. Khususnya kepada yang sedang menjalankan pemerintahan. Sehingga tidak lantas dibanding-bandingkan.

Baca juga : Gelar Rapimnas, Seknas Jokowi Fokus Bantu Pemerintah Atasi Pandemi

“Nah generasi yang lebih muda ambil sisi positifnya dari masing-masing mereka dan tidak perlu membanding-bandingkan mana yang lebih baik,” kata Wakil Ketua MPR ini.

Politisi Partai Gerindra Fadli Zon menyatakan sikapnya membela SBY dan mengkritik balik Luhut. Menurutnya, setiap warga negara punya hak yang sama dalam memberikan kritik kepada kebijakan pemerintah. Apalagi di era demokrasi saat ini.

Baca juga : Kecam Israel, Gubernur Mahyeldi Ikut Aksi Solidaritas Untuk Palestina

Toh ketika SBY berkuasa, sebutnya, juga kerap mendapatkan kritik dari Presiden kelima Megawati Soekarnoputri yang hingga kini masih aktif memimpin partai. Tentu dengan gaya yang berbeda.

“Pak SBY mungkin melihat ada yang keliru dan berusaha memberi masukan. Wajar sekali. Harusnya ditanggapi dengan apresiasi,” kata Fadli seperti dilansir detik.com kemarin.

Baca juga : Raja Maroko Kirim Bantuan Makanan Dan Obat Untuk Palestina

Sementara itu, Ketua DPP Nasdem Willy Aditya ogah membandingkan mana lebih baik SBY atau Habibie. Menurutnya, setiap orang punya cara sendiri dalam memberikan kritik. Biasa-biasa saja, tak ada yang perlu dihebohkan. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense