BREAKING NEWS
 

Pemerintah Kudu Cegah Varian R.1

Masyarakat Cemas, Kasus Covid Bisa Melonjak Lagi...

Reporter : ALFIAN SIDIK
Editor : ABDUL SHOMAD
Selasa, 28 September 2021 06:20 WIB
Ilustrasi Virus Corona. (Foto: Pixabay)

 Sebelumnya 
Akun @drpriono1 meminta Kemenkes terus waspada terhadap kehadiran varian baru, ter­masuk R.1. Caranya, dengan memonitor dan memperkuat surveilans genom.

“Genjot terus vaksinasi pada penduduk saat fase rendah. emua jenis vaksin mampu memberikan perlindungan. Perkuat karantina di pintu masuk,” ungkapnya.

Akun @iymsg meminta pemerintah bergerak cepat mencegah masuknya varian Covid-19 R.1. “Harap-harap cemas kasus Covid melon­jak akibat varian R.1 dan libur Tahun Baru,” ujarnya.

Baca juga : Pakai Masker Yang Bener, Jangan Di Bawah Dagu Ya

Kecemasan juga dirasakan @1ts_4ll_0ver. Dalam postingannya, @1ts_4ll_0ver menyi­sipkan emoji takut dan sedih ketika mengeta­hui ada varian baru Covid-19 bernama R.1. Dia mengimbau masyarakat selalu waspada munculnya varian baru. “Jangan sampai terjadi lonjakan kasus Covid-19 lagi,” harapnya.

Menurut @AlbertSolo2, WHOtelah menyata­kan virus Corona jenis baru asal Amerika Serikat atau R.1 sangat ganas daripada varian Delta.

Kata @kemlonih, menutup semua pintu masuk varian baru merupakan langkah penting dan sangat diperlukan saat ini. “Stop penularan­nya dengan cuci tangan, pakai masker, dan juga vaksinasi,” tuturnya.

Baca juga : Warganet Kangen Nonton Konser

Sementara, @Ekojuandi21 meminta netizen tidak cemas melihat perkembangan Covid-19 di dunia. Terutama terkait varian R.1. Tidak perlu berlebihan, tetap waspada dan ikuti saja imbauan pemerintah.

“Ada varian baru R.1. Masyarakat diimbau segera lakukan vaksin,” imbau @anakdolan_. “Harus dan wajib vaksin,” sambung @mang­Kohjay. “Kita semua diharapkan lebih berhati-hati,” tambah @Yukiaamalia.

Akun @UnaKamii mengungkapkan, sikap abai masyarakat sangat berpengaruh terhadap meningkatnya penularan Covid-19 varian baru. Dia mengajak semua elemen masyarakat tidak abai terhadap situasi terkini penanganan pan­demi Covid-19.

Baca juga : Amit-amit Jabang Bayi, Semoga Tidak Terjadi Gelombang Ketiga

“Jangan sampai kita merasa bebas, disiplin prokes harus terus diterapkan,” sarannya. [ASI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense