Sebelumnya
“Pada dasarnya seorang pemimpin yang berhasil itu, adalah yang bisa melahirkan pemimpin lagi. Sehingga perlu regenerasi,” kata KH Anwar, ketika berbincang dengan Rakyat Merdeka, tadi malam.
Soal siapa nama yang akan diusung, PWNU Jawa Timur masih menunggu keputusan dari para ulama atau Kiai sepuh, yang disebutnya sebagai komisaris atau pemegang saham terbesar di PBNU.
“Kita gak bicara nama personal, karena memang belum waktunya. PWNU Jatim belum punya nama calon definitif. Kita tunggu dari komisaris, yakni para ulama. Apakah setelah melalui musyawarah atau istikhorah,” lanjutnya.
Baca juga : Peserta Honda DBL Antusias Jalani Vaksinasi
Dari barisan muda, Ketua Bidang Kajian Strategis PP GP Ansor, Mohammad Nuruzzaman, juga masih sungkan-sungkan menyebut jagoannya. “Saya gak berani sama Kiai, takut kualat, he-he-he,” kata sosok yang karib disapa Kang Zaman ini, saat dikonfirmasi, kemarin.
Tapi, ia tak menampik ketika disebut bahwa Kiai Yahya Cholil Staquf mendapat banyak dukungan dari barisan muda. Tak heran, kalau kakak kandung Menteri Agama itu kerap disebut-sebut sebagai salah satu calon kuat di Muktamar mendatang.
“Iya anak-anak muda memang kebanyakan lebih ke Kiai Yahya, kalau saya lihat,” kata Kang Zaman, tadi malam.
Baca juga : Penjualan Ritel AS Membaik, Dolar Makin Perkasa
Selain posisi ketua umum, bursa untuk menduduki kursi Rais Aam PBNU juga nyaring dibicarakan. Namun, saat ini, kandidat terkuat untuk menduduki posisi yang pernah dipegang Wakil Presiden Ma’ruf Amin, baru muncul 1 nama. Yakni, Habib Luthfi Bin Yahya yang sekarang berstatus sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden.
Salah satu yang menjagokan Habib Luthfi sebagai Rais Aam PBNU adalah Ikatan Habaib Nahdlatul Ulama (IHNU). Ketua IHNU, Habib Salim bin Shalahuddin bin Salim bin Jindan menilai, Habib Luthti sangat tepat untuk menduduki posisi tersebut. Salah satu hal yang paling mendasar adalah untuk mempertemukan antara ulama NU dengan para habaib. Keduanya, tidak boleh ada pemisah karena sama-sama memiliki semangat untuk mempersatukan umat.
“Saya menyatakan akan mendukung Habib Luthfi menjadi Rais Aam PBNU pada Muktamar ke-34 NU nanti. Beliau akan menyatukan antara kalangan habaib dengan ulama di lingkungan NU,” kata Habib Salim. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.