BREAKING NEWS
 

Sestama BPIP: CPNS Tidak Mungkin Dicurangi

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Kamis, 6 Mei 2021 14:27 WIB
Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Gor Wira Yudha, Jakarta Timur, sejak Selasa (6/5). (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) melaksanakan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Gor Wira Yudha, Jakarta Timur, sejak Selasa (6/5).

Plt Sestama BPIP Karjono ikut memantau situasi di lapangan seraya memberikan wejangan kepada para pejuang CPNS. Kata dia, tes SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) CPNS memakai sistem Computer Assisted Test (CAT). Fungsinya menetapkan standar nilai secara objektif, akuntabel dan transparan. Dengan sistem tersebut  tidak ada oknum yang bisa mengotak-atik hasil tes. 

"Saat ini sangat tidak mungkin ada kecurangan bahkan menentukan orang tiba-tiba lulus SKD tanpa tes dengan sistem komputer," kata Karjono, seperti dikutip dari situs BPIP.

Baca juga : Kemenpora Pastikan Bonus Atlet Tidak Akan Berkurang

Ditegaskan, penilaian dan skor secara mutlak sudah ada di Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dengan begitu, para CPNS tidak perlu takut merasa dicurangi. 

Adsense

"Jangan percaya yang seperti itu, karena ini real. Semua murni bagi yang lolos SKD dan akan ada tahapan selanjutnya yang dijalani para CPNS," paparnya.

Karjono menyemangati PNS agar tidak mudah menyerah dalam menjalani tugasnya sebagai peserta untuk merebutkan posisi di BPIP. 

Baca juga : Sri Mulyani Tak Mungkin Asbun

"Tidak semua orang pintar itu benar, tetapi juga tidak semua orang benar itu pintar. Lebih baik menjadi orang benar walaupun tidak pintar, maka lebih bahaya jadi orang pintar tetapi tidak benar. Yang kita harapkan adalah jadi orang yang benar dan juga pintar," pungkasnya.

Sebelumnya, Sub-Koordinator Sumber Daya Manusia Kementerian PANRB Mochamad Wardi Fachri mengingatkan kepada seluruh pelamar yang menjalani SKD, agar teliti dalam membaca pengumuman.

Ia juga mengingatkan, peserta yang berada di wilayah Jawa, Madura, dan Bali diwajibkan menunjukkan bukti vaksinasi minimal dosis pertama pada aplikasi Peduli Lindungi. [BCG]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense