BREAKING NEWS
 

Soedirman Susul Kertajati

Bandara Berguguran, Sayang Seribu Sayang

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : UJANG SUNDA
Selasa, 26 Oktober 2021 09:07 WIB
Bandara Jenderal Besar Soedirman (Foto: Dok. AP II)

RM.id  Rakyat Merdeka - Nasib beberapa bandara yang baru dibangun sungguh memprihatinkan. Karena sangat sepi penumpang, bandara-bandara itu, berguguran. Setelah Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, kini menyusul Bandara Jenderal Besar Soedirman, di Purbalingga, Jawa Tengah, yang bernasib seperti itu. Sungguh sayang seribu sayang. Karena dana untuk membuat bandara ini, sangat jumbo.

Bandara Soedirman baru diresmikan 3 Juni 2021. Sayangnya, sejak akhir September 2021, sudah tidak ada maskapai yang menerbangkan penumpang dari bandara itu. Fakta itu dibeberkan pengamat kebijakan publik, Agus Pambagio melalui akun Facebook-nya.

Baca juga : Hasto Sebut Mbak Puan, Ganjar, Baru Nama Lain

Agus menceritakan, sejak awal, hanya ada Citilink sebagai satu-satunya maskapai yang terbang dari bandara ini. Namun, kini maskapai anak usaha Garuda Indonesia itu pun, sudah menghentikan penerbangannya.

"Satu-satunya maskapai yang melayani Jakarta-Purbalingga-Surabaya, yaitu Citilink, sudah menghentikan penerbangannya. Saya mau book untuk minggu depan, ternyata sudah tidak ada penerbangan. Saat saya konfirmasi ke Citilink, memang stop terbang," tulis Agus.

Baca juga : Perketat Bandara Dan Karantina

Ia sangat menyayangkan hal ini. Dia menganggap, kondisi ini terjadi karena pembangunan bandara tidak didasari kajian yang matang.

"Satu lagi bukti, kalau bangun bandara tanpa FS (feasibility study) yang rinci, yang penting cepat, cepat, cepat, terulang lagi. Semoga nasibnya tidak seperti Bandara Kertajati," ucapnya.

Adsense

Baca juga : Bandara Soetta Tawarkan Hasil PCR Cuma Sejam

Bandara Soedirman dibangun selama 2 tahun yakni, 2019 hingga 2021. Bandara ini dikelola PT Angkasa Pura II (Persero). Dalam laman Pemkab Purbalingga dijelaskan, Bandara  Soedirman dibangun di atas lahan seluas 115 hektar oleh PT Hutama Karya (Persero) dengan nilai kontrak sebesar Rp 231 miliar.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense