Sebelumnya
Politisi Golkar ini juga tidak mempermasalahkan soal masa tugas Andika ketika menjabat hanya sekitar 1 tahun saja. Dave yakin, menantu Hendropiyono itu bisa memaksimalkan waktu yang tersisa.
“Karena itu waktu yang cukup untuk terus melakukan perbaikan dan reformasi dalam tubuh TNI. Kita harapkan penerus Marsekal Hadi dapat melakukan reformasi dalam tubuh TNI agar terus menjadi organisasi militer dengan kualitas dunia,” pungkasnya.
Baca juga : Andika Panglima TNI Masih Jadi Teka-Teki
Hal senada juga disampaikan pengamat militer dan intelijen, Susaningtyas Kertopati. Menurutnya, usia bukan menjadi masalah. Karena masih ada hak prerogatif presiden untuk memperpanjang.
“Yang penting, Panglima TNI baru harus punya wibawa di dunia internasional atau kawasan. Bisa berkomunikasi juga dengan baik dan cerdas di tingkat dunia. Juga harus memahami apa yang dibutuhkan oleh tiga matra TNI,” ulas wanita yang akrab disapa Nuning ini kepada Rakyat Merdeka, tadi malam.
Baca juga : Palu Jadi Percontohan Aktualisasi Nilai Pancasila
Namun, kalau pertimbangannya adalah masa kerja, pengamat Intelijen dan Keamanan, Stanislaus Riyanta menilai, Laksama Yudo lebih berpeluang. “KSAD Jenderal Andika usia kerja sampai 2022, cukup pendek,” tuturnya.
Selain itu, aspek ancaman laut yang saat ini sedang menguat, terutama konflik di Laut China Selatan, membuat kans Yudo menjadi Panglima TNI menguat. “Ini semakin menguatkan pilihan Panglima TNI berikutnya dari matra laut,” ujarnya.
Baca juga : Panglima TNI Hadi Terima Tanda Penghormatan Dari Australia
Dari aspek pemerataan matra pun, lanjutnya, Yudo lebih berpeluang. Sebab, dua Panglima TNI terakhir dijabat dari matra darat dan udara, yakni Jenderal Gatot Nurmantyo dari darat dan Marsekal Hadi Tjahjanto dari udara. Maka idealnya, Panglima TNI kali ini berasal dari matra laut. [MEN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.