Dewan Pers

Dark/Light Mode

Palu Jadi Percontohan Aktualisasi Nilai Pancasila

Kamis, 28 Oktober 2021 19:15 WIB
Seminar Nasional Membangun Kolaborasi Pendidikan Politik Berkarakter Pancasila di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (28/10). (Foto: ist)
Seminar Nasional Membangun Kolaborasi Pendidikan Politik Berkarakter Pancasila di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (28/10). (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Palu dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggelar Bulan Pancasila. Bumi Tadulako diharapkan bakal percontohan daerah lain dalam aktualisasi nilai Pancasila.

Pandangan ini mengemuka dalam Seminar Nasional 'Membangun Kolaborasi Pendidikan Politik Berkarakter Pancasila' di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (28/10).

Wakil Ketua Dewan Pengarah BPIP Try Sutrisno mengatakan, Palu memiliki banyak simbol keindonesiaan yang dapat melestarikan Pancasila sebagai mutiara bangsa. "Melalui berbagai program aktualisasi Pancasila, semoga Palu bisa jadi ikon percontohan daerah lain," kata Try, via daring.

Berita Terkait : Arsul Sani Luncurkan Buku Relasi Islam Dan Negara

Wakil Presiden Indonesia ke-6 ini menyinggung program Kelurahan Berdikari di Palu yang dicanangkan pada Selasa lalu. Dia menilai penting kemandirian desa dalam aspek kebersihan. "Budaya bersih diwariskan orang tua kita, dan sesuai ajaran agama. Kita bersih lahir dan batin, maka ada kewibawaan. Jika kotor, akan diikuti rasa tidak aman hingga berdampak negatif," tutur Try.

Dia mengingatkan, nilai Pancasila tak boleh dirubah. Tetap terbuka, komunikatif, maju, dan mampu beradaptasi dengan tantangan zaman. "Saya bahagia tadi anak-anak kecil lancar menyebut sila-sila dan naskah proklamasi. Itu contoh aktualisasi Pancasila secara sistematis mulai dari keluarga. Lestari sampai akhir zaman," lantang Try.

Sementara itu, Deputi I BPIP Prakoso, mengamini betapa indahnya alam di kota Palu. Anugerah itu idealnya disertai dengan tindakan nyata masyarakat sesuai Pancasila. "Indonesia tidak bercahaya karena obor dari Jakarta, tapi dari lilin-lilin kecil Nusantara. Salah satunya Palu," ujarnya yang hadir langsung mewakili Kepala BPIP Yudian Wahyudi.

Berita Terkait : Mahasiswa Kudu Aktif Sampaikan Nilai Kebangsaan

Prakoso mengungkapkan, Sulteng mendapat nilai Indeks Aktualisasi Pancasila (IAP) di atas rata-rata. Artinya, masyarakat Palu diharapkan terus bersemangat melestarikan Pancasila agar dicontoh kota lain.

Di tempat yang sama, Wakil Walikota Palu Reny A. Lamadjido mengapresiasi inisiasi BPIP. Bahwa Pancasila adalah bintang penuntun kebudayaan dan pembangunan. "Kondisi bangsa ini masih jauh dari aktualisasi karena globalisasi. Saya berharap Pancasila seperti kami dulu, P4. Ilmu seperti itu, pelekatan dalam hati. Saya berharap terus dicari kearifan lokal," tutur Reny.

Adapun Kepala Badan Kesbangpol Palu Ansyar Sutiadi merinci kegiatan Bulan Pancasila bersama BPIP. Antara lain; Deklarasi Kelurahan Berdikari, Seminar Nasional, Lomba Film Pendek dan Konten Kreatif, Pencanangan Pengukuran IAP, dan Penetapan Duta Pancasila.

Berita Terkait : Gus Jazil Harap STQ Jadi Kekuatan Bangsa Hadapi Pandemi

Dalam seminar nasional ini juga digelar diskusi panel. Menghadirkan Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP Lia Kian, Sesmenko PMK, dan Dirjen Polpum Kemendagri (diwakilkan). [BCG]