ADITYA NUGROHO
RM.id Rakyat Merdeka - “Bagaimana ya rasanya bawa mobil listrik jarak jauh,apakah seenak bawa mobil biasa,” pertanyaan itu sering muncul kalau baca-baca berita soal mobil listrik. Gayung pun bersambut. Toyota menawari test drive mobil listrik jenis hybrid.
Tanpa pikir panjang, saya pun langsung mengiyakan. Apalagi treknya cukup panjang. Banyuwangi-Bali. Kalau ditotal jaraknya capai 380 Km.
Ini test drive paling panjang. Rutenya pun asyik. Ini memang bukan pertama kali bawa mobil listrik. Sebelumnya pernah bawa Toyota Prius Hybrid di sekitaran komplek Patra Kuningan. Jadi sudah agak tidak kaku dengan fiturnya.
Baca juga : Sejak 2007, Toyota Jual 2.284 Mobil Hybrid
Saya masuk tim 4. Bareng dengan anak detik, oto dan tabloid otomotif. Pada hari pertama, test drive dilakukan di Banyuwangi. Kami kebagian mencoba Toyota Corolla Altis Hybrid dan Toyota Camry Hybrid.
Test drive dimulai dari Bandara Blimbingsari, Banyuwangi. Tempat-tempat yang harus kami sambangi adalah Sun Osing Cafe and Resto, hutan De Djawatan, Osing Deles, kemudian ke Taman Nasional Baluran. Jalan menuju tempat-tempat tersebut datar dan panjang. Hampir tidak ditemui kemacetan. Hanya di lampu merah saja. Total jaraknya mencapai 160 km.
Kesempatan ini, saya menfaatkan untuk menggeber mobil hybrid itu. Ternyata mobil listrik ini enak dibawa ngebut. Tenaganya sudah ada dari bawah. Meski begitu suara tetap senyap.
Baca juga : Penghasut Sosial Media
Iritnya jangan ditanya. Meskipun sudah melewati ratusan km, jarum penunjuk BBM gak turun-turun. “Ke pom bensin cuma buat ke toilet aja nih,” ujar jurnalis Detik. Memang selama test drive, kami mampir ke pom bensin cuma mampir ke toilet.
Test hari kedua treknya cukup panjang dan banyak tanjakan. Test drive dimulai dari Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Kali ini, kami dapat mobil Toyota CHR Hybrid. Tidak seperti biasanya ke Bali tujuannya pantai, kali ini rutenya ke gunung. Tempa-tempat yang harus kami lalui adalah Taman Nasional Bali Barat, Kawasan Baturiti Tababan, Jimbaran, dan berakhir di Kuta.
Jarak dari pelabuhan Gilimanuk ke Baturiti Tabanan sangat panjang, 118 km. Jalannya menanjak dan masih sepi. Cuma ada satu dua mobil yang lewat. Rata-rata kecepatan mobil yang kami bawa sekitar 100 km per jam. Ketakutan orang mobil listrik tak kuat di tanjakan terbantahkan. Mobil hybrid sangat lancar melewati jalanan menanjak.
Baca juga : Penghasut Sosial Media
Nah dari Baturiti Tababan, tujuan selanjutnya Jimbaran jaraknya 65 km. Jalannya menurun dan dengan kondisi traffic yang cukup padat. Kendati begitu konsumsinya tetap irit capai 46 km per liter. Sadis nggak tuh.
Mobil listrik jenis hybrid cocok untuk Indonesia yang infrastruktur listriknya masih minim. Karena dia masih menggunakan dua mesin; baterai dan bbm. Jadi nggak takut mogok di tengah jalan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.