BREAKING NEWS
 

Tok! DPR Setujui Anggaran Kementerian ESDM Naik Jadi Rp 11,07 Triliun Di 2024

Reporter & Editor :
FAZRY
Selasa, 13 Juni 2023 22:02 WIB
Kementerian ESDM Rapat Kerja Dengan Komisi VII DPR-RI di Jakarta, Selasa (13/6). (Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyepakati penyesuaian pagu indikatif anggaran Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) tahun 2024 sebesar Rp 11,07 Triliun.

Angka ini mengalami kenaikan sebesar Rp 4,29 triliun dari usulan sebelumnya yakni sebesar Rp 6,78 triliun.

Peningkatan anggaran tersebut dipergunakan untuk meningkatkan kinerja dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor ESDM.

Baca juga : Komisi X DPR Setujui Pagu Anggaran Indikatif Perpusnas

"Kami mengucapkan banyak terima kasih terutama atas kehadiran dan dukungannya dalam menetapkan RKA-K/L dan RKP Tahun 2024 Kementerian ESDM yang ditingkatkan Rp 6,78 triliun menjadi Rp 11,07 triliun," ujar Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam Rapat Kerja Dengan Komisi VII DPR-RI siang ini di Jakarta, Selasa (13/6).

Arifin memastikan peningkatan anggaran yang diberikan tersebut akan dipergunakan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kinerja Kementerian ESDM dan PNBP sektor ESDM serta Kemandirian Energi Nasional.

Adsense

"Anggaran tersebut akan digunakan dengan sebaik-baiknya untuk bisa meningkatkan kinerja, peningkatan PNBP juga peningkatan ketahanan kemandirian energi nasional. Dan semua masukkan yang anggota Komisi VII DPR RI sampaikan akan akan menjadi perhatian dan akan kami tindaklanjuti," lanjut Arifin.

Baca juga : DPR Dukung Menteri Bahlil Kawal Investasi Jumbo Pabrik Baterai Senilai Rp 135 Triliun Di Bantaeng

Tambahan anggaran sebesar Rp 4,29 triliun tersebut, dialokasikan untuk program-program strategis nasional dan kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat seperti, kekurangan Pipa Gas Bumi Cisem Tahap II Ruas Batang Cirebon-KHT, program Pipa Gas Bumi Ruas Dumai - Sei Mangkei, konversi Mitan ke CNG, tambahan Bantuan Pasang Baru Listrik untuk 120.000 Rumah Tangga, pembangunan 22.000 titik PJU-TS , pembangunan PLTMH (2 unit) dan insentif Konversi Motor BBM ke Motor Listrik sebanyak 50.000 Unit.

"Kami konsen dengan masalah kelistrikan di daerah terpencil. Dan kami juga telah mengirimkan anak-anak muda ke daerah terpencil itu untuk melakukan studi ketersedian sumber sumber energi didaerah terpencil tersebut untuk dijadikan dasar untuk penyediaan energi bersih di daerah tersebut," jelas Arifin.

Arifin mengakui alokasi anggaran yang saat ini diusulkan adalah untuk pembangunan infrastruktur energi yang berkaitan dengan ketahanan energi nasional kedepan, namun demikian Kementerian ESDM akan mengkomunikasikan penyediaan energi di daerah untuk menyediakan penerangan listrik didaerah terpencil tersebut.

Baca juga : TASPEN Salurkan Gaji Ke-13 Bagi Pensiunan Mulai Juni 2023

Selain menyepakati besaran pagu indikatif, Komisi VII DPR bersama Pemerintah juga menyetujui peningkatan anggaran untuk Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) yang diprioritaskan untuk pembangunan system pelayanan terpadu disektor Minerba.

"Komisi VII DPR RI menyetujui peningkatan alokasi anggaran Ditjen Minerba Republik Indonesia yang diprioritaskan untuk pembangunan system pelayanan izin terpadu," ujar Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto selaku pimpinan Rapat Kerja.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense