BREAKING NEWS
 

Hilirisasi Nikel Terancam LFP

DPR Sarankan Pemerintah Cari Alternatif Energi Lain

Reporter : HAIKAL AMIRULLAH
Editor : AULIA DARWIS
Rabu, 24 Januari 2024 07:20 WIB
Anggota Komisi VI DPR Darmadi Durianto. (Foto: Dok. DPR RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi VI DPR Darmadi Durianto pesimis program hilirisasi nikel bakal terealisasi dalam jangka panjang. Pasalnya, pabrikan otomotif listrik seperti Tesla, Global Build Your Dream (BYD) yang sebelumnya membutuhkan bahan baku nikel sebagai komponen kendaraan listriknya, perlahan mulai beralih ke Lithium Ferro Phosphate (LFP) sebagai alternatif.

Darmadi menjelaskan, mengutip data dari katadata periode 2018-2022 pangsa pasar baterai LFP global naik dari 7 persen hingga 27 persen. Sedangkan baterai nikel kadar tinggi (high-nickel) turun dari 78 persen menjadi 66 persen.

Baca juga : Hilirisasi Nikel Terancam LFP, Politikus PDIP: Cari Alternatif Energi Lainnya

“Data ini menunjukkan seti­daknya dalam jangka panjang, pasar akan cenderung meninggalkan Nikel. Dibandingkan Nikel, LFP secara hitungan ekonomi dan investasinya jauh lebih murah dan efisien,” kata Darmadi di Jakarta, Selasa (23/1/2024).

Dengan fakta tersebut, lanjut­nya, maka kehadiran LFP ber­potensi menjadi ancaman serius terhadap sumber daya nikel di dalam negeri.

Baca juga : Alam Ganjar Suarakan Program Internet Gratis Dan Satu Sarjana

Kondisi tersebut tentunya dapat berdampak terhadap pro­gram hilirisasi yang tengah digembar-gemborkan Pemerin­tah saat ini.

“Pesimis saya program hiliri­sasi bakal terealisasi di tengah bermunculannya inovasi-inovasi baru dari negara-negara luar (LFP salah satunya). Pasar tidak mungkin mau serap nikel kita kalau ada alternatif lain yang jauh lebih murah cost-nya dan lebih safety dalam hal penggu­naannya,” ujarnya.

Baca juga : Kuasai Tema, BPP Yakin Prabowo Bersinar Di Debat Pilpres Ketiga

Bendahara Megawati Institute ini pun mengaku sependapat dengan gagasan Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ba­suki menyarankan Pemerintah mulai mencari alternatif energi lain sebagai upaya mewujudkan program hilirisasi.

Adsense

“Saya kira usulan Pak Ahok soal perlunya mengembangkan energi berbasis hidrogen itu sangat masuk akal. Selain ramah lingkungan, energi hidrogen juga tak terlalu mahal,” ujar politisi Fraksi PDI Perjuangan ini.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense