BREAKING NEWS
 

Gelar Ambassador Talks

Fraksi PKS Ajak Negara Dunia Desak Israel Hentikan Agresi Ke Palestina

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Kamis, 4 Juli 2024 14:03 WIB
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPR RI menggelar Acara Ambassador Talks dengan tema "Nurani Dunia Untuk Palestina, Stop Agresi Israel Sekarang!", di Ruang Abdul Muis Komplek MPR, DPR, dan DPD Senayan Jakarta, Rabu (3/7/2024).

Program rutin Fraksi PKS ini menghadirkan pembicara Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Kemenlu RI Abdul Kadir Jailani, dan Wakil Duta Besar Afrika Selatan Vickesh Pradeep Maharaj.

Hadir pula Kepala Divisi Asia Tenggara dan Oceania Kemlu Armenia Karen Govergyan, dan Wakil Ketua BKSAP DPR Sukamta.

Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini bertindak sebagai Keynote Speaker sekaligus membuka acara menyatakan dengan tegas bahwa perjuangan membela Palestina adalah kewajiban kemanusiaan.

Oleh karena itu, Fraksi PKS mengajak seluruh bangsa dan negara untuk terus berjuang sampai Palestina menjadi negara merdeka serta terbebas dari belenggu penindasan Israel.

“Membela Palestina adalah kewajiban kemanusiaan. Bayangkan kalau yang dibantai setiap hari itu ibu kita, ayah kita, anak kita, dan cucu kita. Kami, Fraksi PKS akan terus dan tidak berhenti berjuang sampai Palestina merdeka,” jelas Anggota DPR RI Komisi I Dapil Banten II itu.

Wakil Presiden Forum Anggota Parlemen Muslim Dunia ini mengatakan perjuangan kemerdekaan Palestina tidak bisa berdiri sendiri.

Baca juga : Pengadilan Tinggi PBB Perintahkan Israel Hentikan Operasi Militer Di Rafah

Butuh dukungan negara-negara di dunia dan organisasi internasional, seperti PBB.

“Saya bukan mengklaim, tapi kami satu-satunya Fraksi yang berusaha mendatangi lembaga-lembaga di PBB agar lembaga ini terus semakin kencang dan keras untuk membela dan mewujudkan kemerdekaan Palestina,” ucapnya.

Ada 143 negara di PBB setuju Palestina menjadi anggota penuh PBB. Namun hal itu terganjal veto satu negara Amerika Serikat.

Untuk itu, Jazuli mengajak negara-negara di dunia untuk mereformasi tatanan dunia.

“Tatanan dunia ini harus dibangun dengan demokrasi. Jangan sampai kalah dengan sebuah veto anti demokrasi dari negara adidaya,” tegasnya.

Adsense

Menurut Jazuli, Indonesia berbeda dengan negara-negara di dunia dalam pembelaan terhadap Palestina.

Di Indonesia mulai dari Pemerintah, Parlemen, dan rakyatnya kompak mendukung kemerdekaan Palestina.

Baca juga : Bantuan Kemanusiaan Ke Gaza Dihancurkan

"Dalam konteks ini, kami sangat bangga dengan upaya diplomasi Ibu Menlu dalam setiap kesempatan yang selalu membela kemerdekaan Palestina. Salam hormat dan apresiasi untuk Ibu Menlu," ungkapnya.

Bagi Indonesia kemerdekaan Palestina adalah pertama, amanat konstitusi UUD 1945. Sehingga tidak boleh ada masyarakat Indonesia yang menolak dukungan pemerintah, parlemen, dan rakyat terhadap kemerdekaan Palestina.

Kedua, kemerdekaan Palestina adalah amanat pendiri bangsa. Presiden pertama kita Bung Karno pencetus Konferensi Asia Afrika (KAA) sejak awal mendukung kemerdekaan Palestina yang hingga kini menjadi satu-satunya peserta KAA yang belum merdeka.

Ketiga, Indonesia punya utang sejarah pada Palestina sebagai bangsa pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia Tahun 1945.

Mufti Palestina Syech Muhammad Amin Alhusaini yang melobi dan mengantarkan tokoh-tokoh Indonesia kepada negara-negara Timur Tengah untuk mendukung kemerdekaan Tanah Air.

Keempat, pembelaan kemerdekaan Palestina adalah amanat Platform PKS untuk mewujudkan peradaban dunia yang tertib, aman dan damai di atas nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan.

Jazuli menyatakan, Fraksi PKS telah dan terus berupaya menggalang solidaritas global termasuk menghimpun bantuan dana, melakukan diplomasi parlemen ke negara-negara di Asia Tenggara, Asia Pasifik, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.

Baca juga : Warga Arab Dan Yahudi Israel Tuntut Netanyahu Mundur

Juga diplomasi internasional ke badan-badan PBB seperti UNHCR, Komisi Tinggi HAM PBB, WHO, dll.

Selain itu, Fraksi PKS pun rutin menyelenggarakan seminar internasional bekerja sama dengan parlemen, aktivis, dan lembaga lintas negara dengan tema dukungan kemerdekaan Palestina dan penghentian genosida Israel, serta menggelar Ambassador Talks yang dihadiri para duta besar.

Jazuli Juwaini mengajak solidaritas global untuk menghentikan agresi Israel terhadap warga Gaza, Rafah, Tepi Barat Palestina yang hingga kini menimbulkan korban meninggal hampir 40 ribu jiwa.

“Maka tuntutan kita bersama adalah stop kekerasan dan pembantai rakyat Palestina. Seret Netanyahu dan kabinetnya sebagai penjahat perang. Wujudkan kemerdekaan Palestina,” tandas Jazuli.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense