RM.id Rakyat Merdeka - Anggota Komisi VI DPR RI, Rachmat Gobel memberikan sejumlah saran kepada pemerintah untuk menjaga dan menyelamatkan Indonesia dari dampak kebijakan tarif impor global yang ditetapkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Untuk diketahui, produk Indonesia dikenakan tarif hingga 32 persen karena dinilai memberikan surplus bagi Indonesia hingga 18 miliar dolar AS. Langkah Trump ini dinilai berdampak besar bagi Indonesia.
“Hanya ada satu kalimat, mari kita jaga dan kita selamatkan Indonesia dari bahaya di depan mata kita,” ujarnya, Kamis (3/4/2025).
Saran pertama, memberikan kemudahan dan deregulasi perizinan bagi yang akan berinvestasi di Indonesia. Kedua, memberikan insentif pajak dan tarif bagi dunia usaha.
Baca juga : RI Kena Tarif Impor AS 32 Persen, Ekonom Minta Pemerintah Manfaatkan BRICS
Ketiga, menjaga pintu-pintu masuk Indonesia dari barang selundupan. Keempat, melarang secara permanen impor tekstil dan produk tekstil bermotif kain tradisional Indonesia seperti batik, tenun, maupun sulam.
Kelima, melarang secara permanen impor pakaian bekas. Keenam, pemerintah membantu mencarikan pasar ekspor baru.
Ketujuh, pemerintah harus melakukan perundingan dengan pemerintah AS untuk menurunkan tarif. Dan kedelapan, melindungi dan jaga pasar dalam negeri dari serbuan produk impor.
Pada sisi lain, kata Gobel, kebijakan Trump tersebut akan membuat semua negara akan berlomba-lomba memberikan insentif bagi eksportirnya untuk mencari pasar baru.
Baca juga : INDEF: Pemerintah Harus Segera Negosiasi Perdagangan Dengan AS
“Barang-barang dari China dan Vietnam bisa banjir ke Indonesia. Ini yang harus dicegah. Kita harus melindungi pasar dalam negeri dari serbuan impor, salah satunya melalui penegakan aturan TKDN,” ingatnya.
Gobel juga mengingatkan pemerintah tentang pentingnya menjaga kondisi sosial.
"Perkuat solidaritas sosial dan kepedulian sosial. Mari kita sama-sama menjaga Indonesia,” imbaunya.
Dia juga meminta Indonesia memanfaatkan hal ini sebagai momen kebangkitan.
Baca juga : Ini Kata Pemimpin Dunia Soal Tarif Impor AS Yang Bisa Picu Perang Dagang Merusak
“Tantangan dan ancaman kita ubah menjadi peluang untuk membangun spirit kebersamaan, cinta Tanah Air, dan perilaku bersih dari korupsi dan nepotisme,” tutup Gobel.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.