BREAKING NEWS
 

Wakil Ketua DPD Analisis Pidato Presiden

Prabowo Tegaskan Arah Baru Pembangunan RI

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : AULIA DARWIS
Selasa, 18 Agustus 2026 07:05 WIB
Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung menilai Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR, Jumat (14/8/2026), menegaskan arah baru pembangunan Indonesia, yaitu kemandirian bangsa yang tidak berhenti pada pertumbuhan ekonomi, tetapi menghasilkan rentetan dampak kesejahteraan.

Tamsil menilai arah kebijakan nasional punya pijakan konstitusional yang kuat dalam Pasal 33 UUD 1945 dan diterjemahkan melalui APBN. Ia menyebutnya sebagai “Spiral Kesejahteraan Asta Cita”, yakni rangkaian kebijakan yang bergerak simultan.

“Saya menginterpretasikan satu pesan besar dari pidato Presiden, Indonesia sedang bergerak serentak di berbagai lini untuk mandiri. Ini adalah efek berantai,” ujar Tamsil di Kompleks Parlemen Senayan, Jum’at (14/8).

Baca juga : Jaringan Komunikasi Di NTT Berangsur Normal

Menurut Tamsil, upaya membangun kemandirian bangsa merupakan tren yang sedang terjadi di berbagai belahan dunia. Bukan hanya di negara berkembang tapi juga di negara maju. Hal itu dipicu oleh situasi dunia yang rentan karena ketegangan geopolitik, gangguan rantai pasok, serta ketidakpastian ekonomi global.

Tamsil memberikan apresiasi khusus terhadap prestasi pemerintah mencapai swasembada pangan. Menurutnya, ukuran paling dasar dari kemandirian bangsa dilihat pada kemampuan memenuhi pasokan pangan. “Bangsa yang tidak mampu memberi makan rakyatnya sendiri akan selalu memiliki ketergantungan kepada bangsa lain. Karena itu, swasembada pangan bukan kebijakan pertanian biasa. Tapi ekspresi strategi politik kedaulatan,” imbuhnya.

Adsense

Tamsil melihat makna kemandirian tersebut jauh lebih dalam. Baginya, agenda kemandirian yang disampaikan Presiden memiliki keterkaitan langsung dengan amanat Pasal 33 UUD 1945, yang menempatkan perekonomian nasional dalam kerangka kepentingan rakyat melalui penguasaan terhadap kekayaan negara.

Baca juga : Golkar Siap Mengawal Pembahasan RAPBN 2027

“Yang menarik dari arah pemerintahan Presiden Prabowo adalah upaya membawa semangat Pasal 33 dari teks konstitusi ke dalam kebijakan ekonomi. Kemandirian pangan, hilirisasi, pengelolaan aset negara, penguatan koperasi dan ekonomi rakyat, semuanya harus dibaca dalam kerangka itu,” ujar Tamsil.

Menurutnya, Pasal 33 tidak boleh berhenti sebagai norma konstitusional yang dibaca dalam buku-buku hukum tata negara. Pasal tersebut harus menjadi kiblat dalam merancang kebijakan ekonomi dan anggaran negara. “Presiden sedang melakukan kalibrasi kiblat bangsa setelah terlalu lama kita berpaling arah. Pasal 33 harus hidup sebagai ruh kebijakan,” tegasnya.

Tamsil menilai, di tengah perubahan lanskap ekonomi global, implementasi Pasal 33 semakin relevan. Negara harus memiliki kapasitas untuk menjaga kepentingan nasional tanpa mematikan dinamika pasar. “Kita tidak sedang membangun ekonomi yang anti pasar. Pasar tetap penting. Tetapi pasar harus ditempatkan dalam ekosistem yang memastikan kepentingan rakyat dan kepentingan nasional tidak dikorbankan,” katanya.

Baca juga : Pimpin DPW PAN Sumut, Menteri Dudy Perkuat Semangat Juang Kader

Dalam pidatonya, Presiden menyampaikan sejumlah capaian pemerintah di bidang pangan serta perkembangan pertumbuhan ekonomi nasional. Bagi Tamsil, yang lebih penting daripada sekadar angka adalah pertumbuhan tersebut menciptakan manfaat nyata bagi masyarakat. “Kita membaca arah kebijakan pemerintah mengejar pertumbuhan ekonomi tidak berhenti menjadi statistik. Namun harus punya daya dorong yang dinikmati oleh petani, buruh, pelaku usaha dan seluruh lapisan masyarakat,” ujar senator asal Sulawesi Selatan tersebut. TIF

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 8, edisi Selasa, 18 Agustus 2026 dengan judul "Wakil Ketua DPD Analisis Pidato Presiden Prabowo Tegaskan Arah Baru Pembangunan RI"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense