BREAKING NEWS
 

Menteri KKP Ditangkap KPK

Komisi IV Sudah Ingatkan Edhy, Ekspor Benur Rawan Masalah

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Sabtu, 28 November 2020 06:24 WIB
Wakil Ketua Komisi IV DPR Dedi Mulyadi. (Foto: Twitter)

RM.id  Rakyat Merdeka - Politisi Senayan menyesalkan adanya penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penangkapan diduga terkait kebijakan ekspor benur atau benih lobster.

Baca juga : Sudah 3 Wali Kota Cimahi Ditangkap KPK, Sekda: Ini Catatan Agar Tak Terulang Lagi

Komisi IV jauh-jauh hari telah mengingatkan dampak ekspor benur ini. Wakil Ketua Komisi IV DPR Dedi Mulyadi mengatakan, sejak awal kebijakan ini digulirkan, dirinya tak pernah memberikan persetujuan. Soalnya, kebijakan ini rawan masalah. apalagi, ekspor ini justru ditujukan ke negara yang merupakan pesaing berat Indonesia untuk komoditi yang terbilang cukup menggiurkan ini.

Baca juga : KKP Hentikan Sementara Ekspor Benih Lobster

"Saya sesalkan juga, benur itu diekspor ke Vietnam yang jelas-jelas kompetitor di bidang perikanan dan laut. Peringatan itu sudah sering saya sampai-kan melalui media cetak, online atau pun televisi,” katanya, kemarin.

Adsense

Baca juga : Gandeng Ditjen Imigrasi, BNI Hadirkan Layanan Paspor Baru Sehari Jadi

Politisi Golkar ini mengingatkan, benih lobster merupakan bagian ekosistem laut yang harus dijaga kelangsungannya. Semestinya, benih itu dibiarkan tumbuh dan berkembang secara alamiah. “Supaya setelah menjjadi lobster tangkapan, harganya bisa mahal dan menguntungkan nelayan. Saatnya menghentikan ekspor benih lobster ini,” tambahnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense