BREAKING NEWS
 

Angka Kematian Tinggi Karena Edukasi Covid-19 Kurang Maksimal

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : FAQIH MUBAROK
Minggu, 22 Agustus 2021 16:21 WIB
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Penanganan sektor hulu pengendalian Covid-19 harus segera diperbaiki, untuk menekan jumlah kasus kematian akibat Covid-19 di tanah air. Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat menilai, edukasi masyarakat tentang Covid-19 masih kurang.

"Sejumlah indikator pengendalian Covid-19 membaik cukup signifikan. Namun angka kematian akibat Covid-19 secara nasional belum juga bisa ditekan hingga di bawah 1.000 kasus, perbaikan di sektor hulu harus masif dilakukan," kata Lestari dalam keterangan tertulisnya, Minggu (21/8).

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan kasus harian Covid-19 di Indonesia pada Sabtu (21/8) bertambah 16.744 kasus. Penambahan kasus positif itu mengalami penurunan yang cukup signifikan dibanding hari Jumat (20/8) yang tercatat 20.004 kasus.

Baca juga : Kita Duka Mendalam

Sementara jumlah tes Sabtu (21/8) sebanyak 116.306 orang dengan positivity rate harian mencapai 14,40 persem. Pada Jumat (20/8) jumlah tes sebanyak 113.847 orang, dengan positivity rate 17,57 persen.

Sedangkan kasus meninggal dunia pada Sabtu (21/8) justru mengalami kenaikan sebanyak 1.361 orang. Padahal sehari sebelumnya kasus meninggal dunia akibat Covid-19 tercatat 1.348 orang.

Adsense

Lestari berharap, para pemangku kepentingan segera melakukan perbaikan upaya pengendalian di sektor hulu secara masif dan terukur. Rerie, sapaan akrab Lestari, menduga masih banyak masyarakat di berbagai daerah yang benar-benar belum memahami bahaya Covid-19. Karena upaya edukasi terhadap masyarakat kurang maksimal.

Baca juga : Imin Tak Kuat Lama

Faktanya, tambah Rerie, meski fasilitas kesehatan pada kondisi yang memadai, karena lebih banyak pasien datang dengan kondisi yang sudah parah karena terlambat terdeteksi Covid-19, menambah jumlah kasus meninggal.

Karena itu, anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu sangat berharap para pemangku kepentingan di sejumlah daerah melakukan upaya masif dan terukur agar dalam menanamkan pemahaman masyarakat soal Covid-19.

Bila masyarakat paham tentang Covid-19, jelas Rerie, setidaknya dua upaya pencegahan bisa direalisasikan dengan segera, yaitu sedini mungkin memeriksakan diri bila mengalami gejala ringan dan lebih mudah untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam program vaksinasi Covid-19 nasional.

Baca juga : Semua Merk Vaksin Covid Aman Dan Efektif

Karena itu, Rerie mengajak para pemangku kepentingan di daerah yang hingga saat ini angka kematian akibat Covid-19-nya masih tinggi, mengerahkan seluruh upaya lewat sebuah gerakan masyarakat paham Covid-19 agar kasus meninggal di daerah bisa segera ditekan.

Di sisi lain, tegasnya, distribusi vaksin dari pemerintah pusat ke sejumlah daerah juga harus ditingkatkan sesuai kebutuhan setiap daerah, agar kekebalan komunitas segera tercapai sebagai bagian dari strategi pencegahan dari paparan Covid-19.

"Dengan kombinasi partisipasi seluruh elemen masyarakat lewat upaya pencegahan di hulu dan penanganan Covid-19 di hilir oleh para pemangku kepentingan yang baik, upaya pengendalian penyebaran virus Corona di tanah air akan berhasil sesuai rencana," pungkasnya. [TIF]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense