BREAKING NEWS
 

Soal Kepastian Nyapres

AHY Pakai Jurus Dua Topi

Reporter : FAQIH MUBAROK
Editor : ACHMAD ALI FUTHUHIN
Senin, 18 April 2022 08:00 WIB
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) memberikan lukisan kepada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat acara silaturahmi dan kontemplasi Partai Demokrat di Jakarta, Minggu (17/4/2022). (Foto: Khairizal Anwar/RM.id)

 Sebelumnya 
Saat ini, yang dia lakukan adalah berusaha semaksimal mungkin mempersiapkan diri.

“Insya Allah saya akan kembalikan kejayaan Partai Demokrat dengan cara-cara yang baik,” katanya.

Dalam orasinya di depan kader Demokrat, AHY menyampaikan banyak hal. Dari mulai menekankan pentingnya Demokrat menjadi pembawa pesan Islam washattiyah, hingga mengajak menghindari politik identitas yang menyebabkan polarisasi tajam.

Adsense

Baca juga : Ramadan Dan Paskah Momen Tabur Kasih Dan Toleransi

Akibatnya, tidak ada ruang dialog yang berkeadaban. Hoaks, fake news, black campaign, hate speech, politik fitnah dan adu domba seolah boleh dilakukan. Menurutnya, post truth politics hanya akan memecah belah bangsa. “Jangan sampai keterbelahan Pilpres 2019 terulang,” tuturnya.

AHY juga menyentil mundurnya kebebasan sipil. Banyak rakyat yang takut bicara. Jangankan kritik, bicara yang umum saja ragu-ragu. Ini harus dibenahi. Jangan sampai suara dibungkam dan diintimidasi.

Indikator lain kemunduran demokrasi, negara seolah memberi ruang luas kepada buzzer politik. Mereka dibiarkan menghancurkan yang berbeda pandangan dan sikap dengan Pemerintah dan penguasa.

Baca juga : RUU TPKS Gol, Menteri Bintang Apresiasi Semua Pihak

AHY menyoroti langkah sejumlah pihak yang berniat mengkhianati konstitusi melalui pelemparan wacana penundaan Pemilu.

“Sederhananya, mereka mau melanggengkan kekuasaan tanpa mengikuti proses pemilu. Artinya, tanpa dipilih langsung oleh rakyat,” ucap AHY.

AHY ingat pesan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat sekaligus ayahandanya, SBY.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense