Sebelumnya
Sebelumnya, Komnas Perempuan Perempuan mengirim surat bertanggal 15 Juli 2022 itu kepada Ketua Umum dan Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat.
Baca juga : Penggunaan BBM Subsidi Harus Dikendalikan, Jangan Dikaitkan Dengan Politik Elektabilitas
Dalam suratnya, Komnas menjelaskan bahwa dugaan pelecehan seksual itu diduga dilakukan oleh salah satu kader partai itu yang berinisial DK dan berstatus sebagai anggota DPR. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.