RM.id Rakyat Merdeka - Partai Nasional Demokrat (NasDem) geregetan terkait wacana reshuffle kabinet di awal 2023. Apalagi banyak yang bilang, tiga wakilnya di kabinet sebaiknya mundur karena partai pimpinan Ketum Surya Paloh ini mendukung Anies Baswedan sebagai Capres 2024.
“Kalau menteri NasDem diganti, ya seharusnya penggantinya juga dari NasDem,” ujar Ketua DPP, Partai NasDem, Ahmad Effendy Choirie alias Gus Choi kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Tercatat, ada tiga menteri di Kabinet Indonesia Maju. Yaitu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate; Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, dan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (LJK) Siti Nurbaya Bakar.
Baca juga : Reshuffle Makin Dekat
Belakangan, tiga menteri NasDem ini disorot karena Partai NasDem dianggap berbeda jagoan di Pilpres 2024. NasDem menjagokan Anies yang notabene didukung partai oposisi seperti Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat.
Pria yang akrab disapa Gus Choi itu menjelaskan, kontrak koalisi partainya dengan Presiden Jokowi akan berakhir sampai Oktober 2024. Sebagai partai yang berdaulat, NasDem memutuskan jagoan sendiri di Pilpres 2024. Pun, tidak ada perjanjian yang dilanggar baik konstitusi, hukum, etik, dan kesepakatan.
“Tidak masuk dalam kontrak dengan Jokowi bahwa Capres 2024 harus sesuai dengan keinginannya. Jadi gak ada yang dilanggar. Dengan demikian, Nasdem komitmen mendukung Pemerintah sampai masa Jokowi berakhir,” katanya.
Baca juga : NasDem Bakal Panen Simpati
Mantan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berharap, publik maupun pengamat bisa membedakan bahwa dukungan NasDem terhadap Presiden Jokowi tidak selamanya. Cukup dua periode, yaitu Pilpres 2014 dan 2019.
Nah, di Pemilu 2024, NasDem sudah menentukan jagoan dan pilihan. Eks aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini menjelaskan, keputusan partainya itu adalah bagian dari demokrasi. Kebebasan kedaulatan partai politik. “Jangan berbeda dianggap bermusuhan. Berbeda terus diganggu. Pengamat jangan ikut ngompori. Nambah bising ruang publik,” geregetnya.
Meski begitu, Partai NasDem menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi untuk menentukan komposisi menteri untuk membangun bangsa di sisa masa Pemerintahan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.