BREAKING NEWS
 

Soal Rencana Kabinet Bayangan Prabowo-Sandi

Hasto: Elektabilitas Turun, Kok Mau Umumkan Calon Menteri

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Sabtu, 16 Februari 2019 08:03 WIB
Sekretaris TKN Jokowi-KH Maruf Amin, Hasto Kristiyanto. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma'ruf Amin menanggapi enteng rencana Prabowo-Sandi mengumumkan kabinet bayangan versi mereka. Pasalnya, semua lembaga survey yang kredibel, menempatkan elektabilitas Jokowi'Ma'ruf jauh di atas Prabowo-Sandi.

Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto menilai, mengumumkan kabinet bayangan dalam situasi tertekan, tidak pas secara momentum. Apalagi, tidak gampang mencari tokoh hebat.

"Yang mau dipasang masuk dalam kabinet bayangan, pasti mikir-mikir. Karena selain peluangnya menipis, namanya hanya dipakai sebagai alat dongkrak popularitas Prabowo. Dan itu belum tentu berhasil," kata Hasto dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (16/2).

Baca juga : Bantu Perjuangan Prabowo-Sandi, Relawan Luncurkan Toko PAS

Namun jika memang sudah ada,  Hasto mempersilakan kubu Prabowo-Sandi segera mengumumkan nama-nama itu secara resmi. 

Adsense

"Silakan Pak Prabowo umumkan dalam minggu-minggu ini. Pasti nama-nama yang masuk tidak terlepas dari loyalis mereka seperti Fadli Zon, Ratna Sarumpaet, Achmad Dani, Neno Warisman. Sementara nama-nama yang memiliki kompetensi tinggi  akan berpikir 1.000 kali sebelum namanya dimasukkan. Mengumumkan calon kabinet saat elektabilitas Prabowo turun, dipastikan tidak dongkrak suara," paparnya.

Hasto menilai, gagasan membuat kabinet bayangan itu adalah langkah prematur. Tidak memahami skala prioritas. Orang Jawa bilang ngege mongso. Jangan tergesa-gesa, mengharapkan sesuatu yang belum tentu terjadi.

Baca juga : Airlangga Optimis Elektabilitas Golkar Makin Melambung

"Berbeda dengan Pak Jokowi. Pemahaman Pak Jokowi atas berbagai persoalan bangsa, dan bagaimana Indonesia ke depan, menjadikan Pak Jokowi sangat memahami bagaimana struktur dan komposisi kabinet kerja ke depan," jelas Hasto.

"Beliau saat ini sedang melakukan scanning dan profiling terhadap putra-putri terbaik bangsa, yang nantinya akan menjalankan tugas sebagai pembantu presiden,"  imbuhnya.

Scanning dan profiling itu jauh lebih penting, bersifat tertutup, teliti, dan sesuai skala prioritas kebutuhan. Semua direkam dengan baik, dan masih banyak waktu. "Menangkan pilpres dulu dan bangun koalisi yang kuat dan efektif. Agar pemerintahan Pak Jokowi-KH Ma'ruf Amin ke depan jauh lebih kuat, karena dukungan rakyat dan dukungan parlemen di atas 67 persen," tutup Hasto. [IPL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense