RM.id Rakyat Merdeka - Partai Golongan Karya (Golkar) terus berinovasi dalam upaya menjaring kaum milenial. Kali ini, partai berlambang Pohon Beringin itu menggunakan project studio digital yang diresmikan di Jakarta dan Surabaya, secara virtual, kemarin.
“Tentunya akan berjalan sempurna, bila generasi muda memiliki minat dan peduli kepada dunia politik,” ujar Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, melalui keterangan tertulis yang diterima Rakyat Merdeka, kemarin.
Dia menjelaskan, Partai Golkar terus berupaya menyentuh kelompok milenial dan pemilih pemula. Salah satunya melalui media sosial. Sebagai media komunikasi, media sosial bisa dijadikan tempat untuk kampanye dan branding partai.
Baca juga : Resmikan Studio Digital, Partai Golkar Sasar Kelompok Milenial
“Alhamdulilah, Partai Golkar hari ini branding-nya sudah sangat dikenal masyarakat. Ini modal politik yang baik,” katanya.
Menteri Koordinator Perekonomian ini berharap, keberadaan studio digital di Jakarta dan Surabaya, bisa menjadi wadah berkomunikasi dan berinovasi para kader Beringin maupun masyarakat. Alhasil, media ini bisa digunakan sebagai sarana eksplorasi yang kreatif.
Selain itu, studio digital ini nantinya bisa menjadi corong Partai Golkar mensosialisasikan kebijakan dan kegiatan partai. Utamanya, digunakan untuk menjaring aspirasi masyarakat. Jika berhasil, Airlangga optimis bisa mendorong elektabilitas pada pemilu mendatang.
Baca juga : Survei LKPI, Vitamin Bagi Golkar Menangkan Pemilu
“Diharapkan kita terus mendorong Partai Golkar mampu menyiapkan politisi milenial yang tangguh, kepemimpinan yang kuat, komunikator yang dimengerti rakyat, dan mampu membuat kebijakan publik yang betul-betul untuk kepentingan masyarakat,” harapnya.
Sementara Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur, Muhammad Sarmuji mengungkapkan alasan membuat studio digital di Surabaya. Baginya, ini adalah bagian upaya mendongkrak elektabilitas Beringin di Jawa Timur yang kerap berada di bawah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
“Kami harus mencari cara untuk menang. Caranya, tentu saja bisa menerobos dan menerabas sekat-sekat ideologis. Secara genealogis, Jawa Timur bukan habitat utama Partai Golkar. Tapi dengan info dan teknologi, kami yakin itu bisa diterabas,” ujar Sarmuji.
Baca juga : Nggak Punya Utang, Total Harta Kapolda Metro Jaya Rp 4,25 Miliar
Sebagai penopang misi tersebut, kata dia, seluruh jajaran DPD Golkar Jawa Timur mewajibkan kadernya melek teknologi dengan memiliki akun media sosial seperti Facebook, dan Instagram.
“Dengan begitu kami berharap, penetrasi Partai Golkar di media sosial jauh lebih intens,” pungkasnya. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.