BREAKING NEWS
 

Mayor AHY Vs Jenderal Moeldoko

SBY Dan Jokowi Ada Komentar..?

Reporter & Editor :
APRIANTO
Rabu, 3 Februari 2021 06:05 WIB
Ketua umum Partai Demokrat AHY (kiri) dan Kepala Staf Presiden Moeldoko (kanan). (Foto: Instagram/Istimewa)

 Sebelumnya 
Publik baru ngeh, setelah AHY menggelar konferensi pers, esok harinya, Senin (1/2). Dia menyebut, ada gerakan politik yang mengarah pada upaya mengambil alih Partai Demokrat secara paksa. Caranya lewat KLB.

Masalah jadi besar, karena satu dari empat pelaku kudeta itu adalah orang ring satu istana. AHY langsung bersurat ke Presiden Jokowi, Senin (1/2) pagi. “Yang non-kader partai adalah seorang pejabat
tinggi pemerintahan yang, sekali lagi, sedang kami mintakan konfirmasi dan klarifikasinya kepada Presiden Joko Widodo,” kata AHY, Senin (1/2) lalu.

Apakah surat AHY dibalas Jokowi?

Hingga tadi malam, sejumlah pihak Istana yang dikonfirmasi tidak merespons pertanyaan yang diajukan Rakyat Merdeka. Presiden Jokowi juga belum merespons polemik ini secara terbuka.

Baca juga : Jokowi Berbinar-binar

Pun demikian dengan SBY. Ia belum bicara secara gamblang soal ini. Orang dekat presiden keenam itu yang dikonfirmasi tadi malam juga tak menanggapi.

Sebelumnya, Moeldoko telah memberi klarifikasi. Namun, komentarnya bikin kuping pendukung AHY panas.

Selain minta AHY tidak baperan, Moeldoko meminta jangan kait-kaitin ke Jokowi.

“Jangan ganggu Pak Jokowi dalam hal ini,” tegasnya.

Baca juga : Jenderal Napoleon Cuekin Surat Dari Markas Interpol

Pengamat Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro mengaku, prihatin melihat perseteruan elit politik saat ini.

Padahal di tengah pandemi Covid-19 ini, yang dibutuhkan adalah kekompakan. Konflik berkepanjangan pasca-Pilpres atau Pilkada, hendaknya disudahi.

“Para elite mestinya punya empati terhadap kondisi Indonesia yang sedang menghadapi kesulitan akibat pandemi Covid-19,” kata Siti Zuhro kepada Rakyat Merdeka, tadi malam.

Ia juga mengingatkan imbauan Jokowi agar ada kebersamaan dalam menanggulangi Covid-19 yang sejauh ini belum bisa dikendalikan. Ia berharap elit politik bijaksana dan saling membuka ruang komunikasi. Termasuk SBY dengan Jokowi.

Baca juga : Jokowi Tidak Takut Didemo

“Sudah saatnya para elite dan tokoh-tokoh serta pemuka melakukan rembuk nasional membahas permasalahan kebangsaan dan keumatan sambil saling silaturahmi, saling menyapa dan berkomunikasi,” pungkasnya. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense