Sebelumnya
Menurut Ace, lebaran memiliki nilai yang sakral dan religius. Politikus Golkar ini pun meminta agar pemilu tidak ditarik dalam sakralitas agama.
“Ingat, bahwa lebaran itu memiliki nilai sakralitas sendiri. Ada nilai religiusitasnya. Jangan jadikan pemilu ini ditarik-tarik ke dalam wilayah sakralitas agama,” ujar Ace.
Baca juga : Soal Lahan HGU, Silakan LSM Cek Ke Kantor Pajak
Waketum PAN Dradjat Wibowo membela capres jagoannya. “Ya, kan sudah jelas maksud Mas Prabowo itu kan datang ke TPS dengan bergembira seperti berlebaran,” kata Drajat.
Anggota Dewan Pakar BPN ini mengaku heran bila kemudian TKN mempermasalahkan. “Harusnya kan TKN mendukung penuh ajakan capres agar pemilihnya datang ke TPS dengan kegembiraan,” ujarnya.
Baca juga : Jokowi Dan Prabowo Akan Kembali Duel
Sekadar info, pernyataan Prabowo meminta para pendukungnya ‘berlebaran’ di TPS 17 April mendatang ini dia sampaikan saat berkampanye di Lapangan Galuh Mas, Karawang, Jawa Barat, Jumat (29/3).
Capres 02 ini meminta para pendukungnya mengawal proses pemungutan suara. “Tanggal 17 April jaga TPS, tanggal 17 April bawa lontong, bawa ketupat, bawa sarung, bawa tiker. Kita lebaran di TPS,” kata Prabowo.
Baca juga : Emak-emak Luncurkan Buku Tentang Prabowo Subianto
Eks Danjen Kopasus ini menegaskan, tanggal 17 April merupakan hari penentuan. Dia meminta rakyat tak salah pilih. Sebab, masa depan bangsa selama 5 tahun ke depan tengah dipertaruhkan.
“Kita lebaran di TPS. Yang punya makan bagi yang tidak punya makan. Satu hari, satu hari adalah hari rakyat menang, rakyat harus menang,” ujar Ketum Partai Gerindra ini. [HEN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.