RM.id Rakyat Merdeka - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Tangerang kompak menolak anggaran berlebihan untuk anggota dewan berupa seragam merek pakaian asal Prancis, Louis Vuitton.
"Sangat tidak pantas di tengah situasi sulit seperti sekarang ini, anggota DPRD bermewah-mewah. Sangat tidak memahami kondisi rakyat. PSI menolaknya," ujar Anggota DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Theresia Megawati, kepada RM.id, Selasa (10/8).
Baca juga : Puan Balas Air Tuba Dengan Air Susu
Megawati menilai, seragam mewah bukanlah ukuran keberhasilan kinerja wakil rakyat di parlemen. Namun, konsistensi keberpihakan kepada rakyat serta gagasan yang baik adalah barometer kualitas seorang dewan.
"Sudah banyak atribut yang diperoleh para anggota dewan untuk menunjukkan identitasnya. Tak perlu seragam atau pakaian dinas lagi," tegasnya.
Baca juga : KSPSI Nyumbang Hewan Kurban Untuk Buruh Jakarta Banten
Vokalis PSI di DPRD Kota Tangerang ini juga mengungkapkan, anggaran bahan pakaian anggota dewan tahun ini naik dua kali lipat dari tahun 2020. Megawati merasa tidak elok wakil rakyat mendapatkan fasilitas mewah.
Menurutnya, jauh lebih bermanfaat jika anggaran seragam anggota dewan tersebut dialihkan untuk program membantu rakyat, baik langsung maupun tak langsung. Terlebih, saat ini warga Kota Tangerang tengah berjuang melawan pandemi Covid-19.
Baca juga : Pangdam Jaya Bagikan Vitamin Untuk Warga Yang Isoman Di Cipayung
Untuk diketahui, menilik laman https://lpse.tangerangkota.go.id/, anggaran pengadaan bahan pakaian anggota DPRD Kota Tangerang 2021 mencapai Rp 675 juta. Dari situs yang sama, anggaran pengadaan bahan pakaian itu hanya Rp 312,5 juta pada 2020. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.