BREAKING NEWS
 

Idris Laena: Koalisi Besar, Jalan Tengah Hindari Polarisasi Ekstrem

Reporter & Editor :
FAQIH MUBAROK
Rabu, 12 April 2023 16:25 WIB
Ketua Umum Partai Gerindra bersama Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. (Foto: Instagram Airlangga Hartarto)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wacana Koalisi Besar mengemuka dalam pertemuan antara lima ketua umum partai koalisi pemerintah dengan Presiden Jokowi di Kantor DPP PAN, Minggu (2/3) lalu.

Para ketua umum itu yang hadir antara lain dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) yakni Prabowo Subianto (Gerindra), Muhaimin Iskandar (PKB). Dan dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yakni Airlangga Hartarto (Golkar), Muhammad Mardiono (PPP), dan Zulkifli Hasan (PAN) sebagai tuan rumah.

Usai pertemuan itu, sejumlah partai juga maraton bersua dengan partai lain. Misalnya Prabowo Subianto yang bertemu dengan Ketum Perindo Hary Tanoesoedibjo, Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra di waktu yang berdekatan.

Baca juga : Gandung Pardiman: Koalisi Besar Tanpa PDIP Cukup Menangkan Pilpres

Ketua Fraksi Partai Golkar MPR Idris Laena menyebut, wacana Koalisi Besar disambut positif sejumlah kalangan. Karena, Koalisi Besar ini akan menjadi jalan tengah menghindari polarisasi seperti yang terjadi pada Pemilu 2019.

"Ini mencegah segregasi dan pembelahan yang ekstrem. Amat didukung banyak pihak, bahkan sejumlah partai juga sudah menyatakan minatnya untuk bergabung dalam Koalisi Besar. Antara lain PSI dan Perindo," kata Idris dalam keterangannya, Rabu (12/4).

Adsense

Dikatakan Idris, fenomena ini menarik untuk dicermati. Sebab, mulai muncul kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Jauh lebih penting daripada untuk mengakomodir kepentingan partai atau golongan tertentu.

Baca juga : Bicarakan Koalisi Besar, Perindo Kunjungi Markas Partai Golkar

"Demokrasi tentu tidak boleh mengorbankan keutuhan bangsa," tegasnya.

Lebih lanjut Idris Laena yang juga Ketua Umum Satuan Karya (Satkar) Ulama Indonesia ini mengatakan, jika terjadi tiga poros pada Pemilu 2024, maka peluang Koalisi Besar memenangkan kontestasi sangat terbuka.

Sebab, partai yang berkoalisi adalah partai yang sudah memiliki sepak terjang dan pengalaman panjang.

Baca juga : Airlangga Cawapres Terbuka Lebar

Idris yakin, soal calon presiden atau calon wakil presiden, Koalisi Besar akan mengambil kader internal. Apalagi ada ketua-ketua umum partai yang juga sangat diperhitungkan antara lain Airlangga Hartarto dan Prabowo Subianto.

Namun, yang perlu ditekankan, lanjut Idris, bahwa Pilpres bukanlah semata-mata soal kalah menang dan pergantian kepemimpinan nasional.

"Tetapi bagaimana bisa menjamin keberlanjutan Pemerintahan dan pembangunan yang telah dirintis oleh Presiden Jokowi," pungkasnya. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense