BREAKING NEWS
 

Bawaslu Kasih Warning Nih

Februari 2024 Jadi Puncak Hoaks Pemilu

Reporter : ALFIAN SIDIK
Editor : ABDUL SHOMAD
Senin, 4 September 2023 06:45 WIB
Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda. (Foto: Ist)

 Sebelumnya 
Melalui perspektif kelembagaan, Herwyn mengatakan, Bawaslu juga akan melakukan pengawasan dan mencermati konten internet. Teru­tama dari akun resmi media sosial partai politik atau gabungan partai politik, pasangan calon dan tim kampanye yang terdaftar di di KPU.

“Paling penting adalah dalam konteks kita dalam terjadi perge­seran kontestasi pemilu, pasti akan ada gesekan. Yang sebe­lumnya secara luring, sekarang menjadi daring,” ujarnya.

Adsense

Baca juga : Paloh Pilih Imin Dampingi Anies, Koalisi Perubahan Jadi Acak-acakan

Herwyn mengatakan, Bawaslu juga mencatat hasil pengawasan konten internet yang diduga mengandung pelanggaran ad­ministrasi dan/atau pidana ke form Laporan Hasil Pengawasan.

“Mari kita lakukan terlebih da­hulu menyaring informasi untuk cek fakta, sebelum kita bagikan ke pihak lain. Dengan itu kita sudah membantu masyarakat su­paya kita juga bisa mengangkat perintah Undang-undang Dasar yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa,” tuntas Herwyn.

Baca juga : Ganjar Creasi Dorong Penggunaan Pupuk Hayati Untuk Petani Di Malang

Direktur Jenderal (Dirjen) In­formasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Usman Kansong mengungkapkan, pada Agustus 2018, pihaknya hanya mendeteksi ada 14 hoaks politik. Namun pada Maret 2019 atau satu bulan sebelum Pemilu 2019, jumlah ini meningkat hing­ga mencapai 327 hoaks politik.

Selanjutnya, kata Usman, pada April 2019 ada sedikit penurunan menjadi 277 hoaks poli­tik. Dari pengalaman ini, dia mengatakan, Kemenkominfo mengantisipasi dengan terus memantau ruang digital.

Baca juga : Fajri Benamkan Korsel

“Kalau menemukan hoaks politik, maka kita akan men-takedown (mencopot) konten tersebut,” ungkap Usman.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense