Sebelumnya
Sutharmi menambahkan, sedikitnya ada tiga baliho yang dirusak. Rinciannya, urai dia, baliho pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD, serta baliho bergambar caleg DPR dari PDIP, IGA Diah Werdhi Srikandi, dan baliho caleg DPRD Kabupaten Jembrana dapil Mendoyo, Ni Made Sri Sutharmi.
“Kami sangat menyesalkan terjadinya peristiwa ini. Kami akan membersihkan bekas perusakan tersebut, agar tidak merusak pemandangan dan menjaga keasrianlingkungan,” ujarnya.
Baca juga : Sibuk Urusan Pilpres, Menteri Jangan Lupa Tugas
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jembrana mengatakan, pihaknya tidak mengetahui tentang pelaku maupun motif dari perobekan sejumlah baliho tersebut. Dia memastikan, baliho-baliho itu dipasang setelah masa kampanye Pemilu 2024, yakni 28 November lalu.
Namun begitu, lanjut Sutharmi, unsur kesengajaan dalam perusakan tersebut terlihat secara jelas. Sebab, hanya baliho milik PDIP yang dirusak.
Baca juga : Gagal Masuk DCT, Caleg Bisa Ajukan Sengketa Ke Bawaslu
“Ada banyak baliho dari partai lain di lokasi tersebut. Selain itu, juga adanya upaya pembakaran pada baliho yang dirobek,” sesal dia.
Karenanya, dia mendorong, Bawaslu Kabupaten Jembrana mengusut tuntas persoalan tersebut. “Kalau melihat di lokasi, ini sebuah perencanaan atau kesengajaan oleh oknum. Kamk berharap, laporan yang kami sampaikan ke Bawaslu dan Polres Kabupaten Jembrana dapat ditindaklanjuti,” tandasnya.
Baca juga : Kasus Dugaan Pemerasan Diusut Polda, KPK Tetap Usut Korupsi Kementan
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu 3/12/2023 dengan judul Baliho Capres Dan Caleg Dirusak, PDIP Jembrana Minta Bawaslu Usut Tuntas
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.