Sebelumnya
Berbagai serangan Cak Imin ini dilancarkan sejak babak pertama. Dengan mengusung narasi perubahan dan perbaikan, Cak Imin menyinggung kepemilikan tanah bagi 16 juta rumah tangga petani yang cuma setengah hektare.
“Sementara ada seseorang yang memiliki tanah 500 ribu hektare sebagai kekuasaan yang diberikan negara kepadanya,” kata Cak Imin, tanpa merinci siapa sosok yang dimaksud.
Baca juga : Jelang Debat Cawapres, Kaesang: Samsul Pasti Menang Lagi
Cak Imin juga menyerang program lumbung pangan atau food estate yang dianggap merugikan petani, memicu konflik agrarian, dan merugikan masyarakat adat, serta merusak lingkungan. “Ini harus dihentikan,” tegasnya.
Sementara itu, Gibran Rakabuming Raka, masih mempertahankan gaya dan strategi komunikasi saat tampil di debat pertama. Saat turun laga di babak pertama misalnya, Gibran menyampaikan paparan tidak di atas podium, tapi berdiri di tengah panggung. Namun, aksi ini tak bisa terus dilakukan di babak selanjutnya, karena moderator meminta Gibran berbicara di atas podium.
Baca juga : Cassandra Lee, Happy Punya Pacar Jahil
Narasi dan kata kunci yang dibawa Gibran dalam debat kali ini adalah menguatkan dan menyempurnakan program pemerintah saat ini. Program unggulannya adalah hilirisasi, pemerataan pembangunan, ekonomi kreatif, dan transisi energi hijau.
Kata dia, jika program tersebut bisa dikawal dengan baik akan membuka 19 juta lapangan pekerjaan. Saat memaparkan meteri, gaya bicara, intonasi, dan gerakan tangannya sudah makin mirip dengan Presiden Jokowi.
Baca juga : Caitlin Halderman, Deg-degan Jadi Milea
Seperti debat sebelumnya, Wali Kota Solo ini mengawali pemaparan dengan mengeluarkan ledekan. Aksi yang selalu bikin penonton riuh bergemuruh. Misalnya, aksi Gibran saat ditanya Cak Imin soal isu lingkungan. Gibran meledek Cak Imin dulu.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.