Sebelumnya
Lebih lanjut, Brenda mendorong, KPU, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta Pemerintah dan DPR untuk menyiapkanaturan baru hingga skenario teknis, bila jadwal Pilkada 2024 dimajukan.
“Kami berharap, evaluasi ini dapat melahirkan perbaikan menyeluruh, dan proses transisinya bisa berjalan lancar,” tandasnya.
Secara terpisah, anggota Komisi II DPR, Guspardi Gaus mengatakan, pihaknya akan menyikapi seluruh usulan terkait jadwal Pilkada 2024. Menurut dia, wacana percepatan pelaksanaan Pilkada akan dibahas dengan seluruh fraksi di Komisi II DPR dan Pemerintah.
Baca juga : Panel Barus: Dukungan Ini Natural, Tidak Kami Buat-buat
Dia mengamini, keserentakan pelaksanaan Pilkada tak boleh sekadar berfokus pada hari pencoblosan. Menurutnya, keserentakan tentang waktu pelantikan para kepala daerah juga harus dipikirkan dan dirumuskan dalam aturan perundang-undangan.
“Keserantakan akan membuat manajemen perencanaan pembangunan 2024-2029 di seluruh daerah di Indonesia berjalan baik. Semua tingkatan pemerintahan,mulai dari Pemerintah Pusat, Provinsi, hingga Kota dan Kabupaten bisa bersinergi, dan berjalan sinkron,” jelas Guspardi.
Sebelumnya, Ketua KPU, Hasyim Asy’ari menyampaikan, Pilkada 2024 lebih baik bila dipercepat ke bulan September. Menurut dia, majunya jadwal Pilkada merupakan bagian dari upaya mencapai keserentakan pelantikan kepala daerah pada bulan Desember 2024, serta terbentuknya Pemerintah Daerah dan legislatif daerah di tahun yang sama.
Baca juga : BPBD Kuningan Pastikan Kebakaran Di Gunung Ciremai Sudah Padam
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu 30/8/2023 dengan judul Pelantikan Bisa Serentak, PPP Kota Bogor Dukung Jadwal Pilkada Dimajukan
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.