BREAKING NEWS
 

Verfak Bapaslon Independen Dikebut

Pemkot Pangkalpinang Masih Cari Dana PSU

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : ABDUL SHOMAD
Sabtu, 7 Juni 2025 07:20 WIB
Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, Unu Ibnudin. (Foto: Dok. Pemkot Pangkalpinang)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel) tengah merampungkan verifikasi faktual (verfak) kedua terhadap data pendukung bakal pasangan calon (bapaslon) perseorangan atau independen dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Pangkalpinang Ulang 2025.

Adalah Eka Mulya Putra-Radmida Dawam yang menjadi satu-satunya yang mendaftar dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Pangkalpinang Ulang 2025 dari jalur perseorangan. Pelaksanaan verifikasi faktual (verfak) bakal pasangan calon (bapaslon) perseorangan ini tengah masuk tahap kedua alias verfak perbaikan.

“Verifikasi faktual kedua pe­menuhan dukungan bapaslon perseorangan sudah mencapai hampir 40 persen,” kata Ketua KPU Kota Pangkalpinang, Sobarian, Jumat (6/5/2025).

Sobarian menjelaskan, sebelumnya pihaknya menyatakan 4.759 berkas dukungan yang di­lampirkan Eka Mulya-Radmida Dawam Memenuhi Syarat (MS). Saat ini, kata dia, pada proses verfak tahap kedua sebanyak 2.688 dukungan bapaslon perse­orangan ini akan diverifikasi.

“KPU Kota Pangkalpinang masih ada waktu dalam melakukan verfak karena sesuai jadwal, proses ini berlangsung mulai 1-11 Juni 2025,” jelasnya.

Diketahui, bapaslon independen Eka Mulya Putra-Radmida Dawam menyerahkan dokumen syarat dukungan perbaikan kedua kepada KPU Kota Pangkalpinang, Minggu (18/5).

Baca juga : Terjadi Sejak 2012, KPK Lanjutkan Pengusutan

Mereka melampirkan sebanyak 6.455 syarat keterangan dukungan tambahan dari masyarakat untuk memenuhi syarat minimal dukungan sebagai bapaslon independen dalam Pilwalkot Pangkalpinang Ulang 2025.

Penyerahan berkas perbaikan kedua dilakukan setelah berkas dukungan bapaslon Eka Mulya Putra-Radmida Dawam dinyatakan belum memenuhi syarat berdasarkan hasil verfak tahap pertama yang dilakukan KPU Kota Pangkalpinang.

Dari keseluruhan berkas yang disampaikan bapaslon indepen­den, hasil verfak pertama menunjukkan bahwa lampiran dukungan Memenuhi Syarat (MS) baru mencapai 13.745 dukungan. Jumlah itu kurang dari dukungan minimal bapaslon independen sebanyak 16.433 orang atau 10 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Pangkalpinang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang, Mie Go mengatakan, Pemerintah Kota Pangkalpinang siap melaksanakan Pilwalkot Pangkalpinang Ulang pada 27 Agustus 2025. Hanya saja, kata dia, salah satu tantangan utamanya PSU ini ada­lah soal keterbatasan anggaran.

Adsense

“Kondisi keuangan daerah yang mengalami defisit, mirip dengan daerah lain di Babel yang menyebabkan pencairan anggaran untuk Pilwalkot ulang tertunda,” ungkap Mie Go, Jumat (6/6/2025).

Namun, Mie Go menegas­kan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang berkomitmen untuk memastikan Pilwalkot Ulang berjalan lancar dan op­timal. Dia mengungkapkan, saat ini upaya pencairan anggaran sedang dilakukan Pemkot Pangkalpinang.

Baca juga : Airlangga Dukung Diaspora Indonesia Unjuk Gigi Di OECD

“Diharapkan dapat terealisasi pada bulan Juni 2025 atau setelah lebaran Idul Adha,” ujarnya.

Mie Go menambahkan, dana tersebut sangat krusial untuk mendukung kegiatan KPU dan Bawaslu dalam menggelar Pilwalkot Ulang.

“Kami berharap Pilwalkot Pangkalpinang Ulang 2025 dapat berjalan lancar, aman, dan kondusif. Dukungan dari semua pihak sangat penting untuk men­capai tujuan ini,” kata dia.

Senada, Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, Unu Ibnudin mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut Pilwalkot Pangkalpinang Ulang dengan dewasa, damai dan penuh kesadaran demokratis. Dia menekankan pentingnya memi­lih pemimpin yang amanah, berintegritas tinggi serta cinta kepada rakyat.

“Sosok pemimpin ideal adalah mereka yang mampu menanggalkan ego pribadi dan kelompok, serta mengedepankan kepentingan bersama demi persatuan, kedamaian, dan ketertiban kota,” kata Unu, Jumat (6/6/2025).

Unu mengingatkan masyarakat untuk tidak terpecah belah hanya karena perbedaan pilihan politik. Seharusnya, kata dia, Pilkada menjadi momentum untuk tum­buh menjadi masyarakat yang dewasa dalam berdemokrasi dan bijak dalam menentukan pilihan.

Baca juga : Nama Baru BTN Syariah Ada Di Kantong Presiden

“Kami mengajak warga menggunakan hak pilih dengan hatinurani dan memilih calon pemimpin yang berkomitmen membangun Pangkalpinang secara adil, merata dan berkelanjutan,” imbuh Unu.

Selain itu, Unu mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Pangkalpinang untuk netral selama Pilwalkot Pangkalpinang Ulang. Dia me­negaskan, ASN tidak boleh melakukan dukung-mendukung calon tertentu, mengajak, apalagi mempengaruhi orang lain.

“Jika ada keluarga yang men­calonkan diri, ASN tetap dila­rang memberikan komentar atau pernyataan apapun,” pungkas Unu.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense