RM.id Rakyat Merdeka - Partai Demokrat disarankan lebih mengutamakan kader saat mengusung calon kepala daerah dalam Pilkada 2020. Salah satunya, di Pilkada Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.
Saran ini disampaikan Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Ersento Maraden Sitorus alias Fernando EMAS. Dia menerangkan, terpilihnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat membawa semangat dan harapan baru bagi kalangang kader partai berlambang bintang mercy itu.
Baca juga : Jelang Pilkada, Kepala Daerah Jangan Poles Citra dengan Dana Penanganan Corona
Dosen Universitas Tujuh Belas Agustus Jakarta ini menyatakan, di bawah kepemimpinan AHY, kader berharap Demokrat menghasilkan kebijakan yang berpihak pada kader partai. Termasuk dalam gelaran Pilkada 2020 yang digelar Desember nanti. “Sebaiknya AHY lebih mengutamakan kader partai yang sudah teruji perjuangan dan loyalitasnya dalam Pilkada nanti,” ucapnya, Sabtu (11/7).
Mengutamakan kader, lanjutnya, sangat penting untuk membangunan soliditas dan kekuatan partai. Mengutamakan kader juga sebagai salah satu bukti berjalannya kaderisasi Demokrat menuju partai modern.
Baca juga : Program Kemitraan Phapros Sasar Pelaku UMKM Daerah
“Untuk Pilkada di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, AHY sebaiknya lebih mengutamakan kader seperti Ihwan Datu Adam. Ihwan sudah berpengalaman di eksekutif maupun legislatif. Dia pernah menjabat Wakil Bupati Penajam Paser Utara periode 2003-2008 dan sekarang anggota DPR Fraksi Partai Demokrat,” terang Fernando.
Fernando menambahkan, mengusung kader sendiri di Pilkada juga amat penting untuk persiapan Pemilu 2024. Kader yang mampu memimpin daerah jelas akan menjadi modal Demokrat untuk meraih suara maksimal di Pemilu 2024.
Baca juga : Tolak RUU HIP, Demokrat Pastikan Tak Bermain Kartu Politik
Pernyataan Fernando ini menyikapi adanya desas-desus bahwa Partai Demokrat akan ikut mengusung calon Alphad Syarif-Arbain M Noor di Pilkada Kabupaten Paser. Alphad Syarif merupakan kader Partai Gerindra. Sedangkan Arbain M Noor merupakan seorang PNS. Menurut Fernando jika hal ini terjadi, jelas akan membuat kader kecewa. Apalagi, jumlah kursi Partai Demokrat di DPDR Kabupaten Paser lebih banyak dari Gerindra. Demokrat 6 kursi, sedangkan Gerindra 2 kursi. [USU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.