Dark/Light Mode

Pilkada Malang, Calon PKB Mulai Dekati Yuni Shara dan Nissa Sabyan

Kamis, 2 Juli 2020 10:07 WIB
Yuni Shara (Foto: Istimewa)
Yuni Shara (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sejak dapatkan “surat tugas” dari PKB, bakal calon Bupati Malang Umar Usman ingin sekali berpasangan dengan dua  perempuan publik figur. Adalah Yuni Shara dan Nissa Sabyan.

Umar mengaku, timnya sudah berkomunikasi dengan Yuni Shara dan Nissa. Menurutnya, Yuni Shara dan Nissa Sabyan dijajaki untuk menjadi balon Wakil Bupati di pilkada. Penjajakan menggandeng Yuni atau  Nissa termasuk misi mendulang suara milenial.

“Bu Yuni Shara dan Mbak Nissa Sabyan sudah terjalin komunikasi dengan tim saya. Apa pun bisa terjadi. Saya dari  kelompok NU agamis, Bu Yuni atau Mbak Nissa Sabyan bisa menjadi perwakilan kelompol milenial. Ya, agar berimbang,” papar Umar, kemarin.

Baca juga : Ipar Nurhadi Dicecar Soal Aliran Duit Suap

Umar menuturkan, respons berbeda dari Yuni Shara dan Nissa Sabyan ketika dikomunikasikan soal kemungkinan berpasangan di pilkada. “Bu Yuni lebih terbuka terkait ajakan sebagai N-2 (calon wakil bupati Malang). Tapi Mbak Nissa masih malu-malu. Ya mungkin karena usianya masih muda,” ujar pria yang menjabat Direktur RSUD Kota Malang itu.

Soal alasan memilih dua publik figur itu, Umar mengatakan, Nissa Sabyan merupakan perwakilan kelompok milenial serta sosok sopan dan santun. “Kalau Bu Yuni Shara sebagai perempuan asli Malang, multitalenta dan pebisnis berhasil,” ungkapnya.

Dari keahlian Yuni Shara dalam bidang bisnis itu, Umar berharap, ada nilai plus untuk membangun Kabupaten Malang  dengan mendatangkan investor nasional. Sebagai artis dan pebisnis, Yuni Shara memiliki banyak kenalan.

Baca juga : Mulai Jumat, Pasar Enjo dan Pasar Rawamangun Ditutup 3 Hari

“Bu Yuni Shara itu pengusaha berhasil, mempunyai usaha berhasil, serta banyak kenalan pengusaha dan investor. Itu kan bisa menarik investor ke Kabupaten Malang. Itu cocok dengan misi kami,” tuturnya.

Selain Yuni Shara dan Nissa Sabyan, Umar menyebutkan beberapa tokoh politik maupun tokoh masyarakat yang dijajaki berdampingan dengan dirinya. “Ada Nur Mutiah Farida (Ketua Fatayat Kabupaten Malang), Didik Budi Muljono (mantan Sekda). Juga Pak Miskat (politikus Golkar), Rahmat Kartala  (Gerindra), Chusni Mubarok (Ketua DPC Gerindra Malang). Ada Bu Chofidah (anggota DPRD Jatim) dan Bu Hikmah Bafaqih (anggota DPRD Jatim),”bebernya.

Terkait nama Didik Budi Muljono, Umar mengatakan, dulu pernah dia mau jadi N-2. “Tapi tidak tahu yang terbaru, kami belum berkomunikasi lagi. Kalau saya milih N-1, beliau mungkin sekarang milih N-1,” pungkasnya. [EDY]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.