BREAKING NEWS
 

Paslon Yang Diusung Berpotensi Menang

Nasdem Pede Menangin 19 Pilkada Di Jawa Timur

Reporter : EDY BURNAMA
Editor : ERWIN TAMSAL
Rabu, 11 November 2020 06:33 WIB

 Sebelumnya 
Yamin mengatakan, event pilkada seharusnya menjadi pesta demokrasi rakyat. Harus dilaksanakan dengan gembira, dengan cara-cara baik dan tidak menimbulkan perpecahan. Jangan ada yang menjelek-jelekkan orang lain.

“Pilkada ini untuk bikin guyub Banyuwangi. Siapa pun yang terpilih, akan menjadi bupatinya warga Banyuwangi. Jadi harus tenang, rukun dan damai,” ujarnya.

Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) Kabupaten Banyuwangi Pendeta Anang Sugeng juga menyerukan untuk menyudahi kampanye hitam.

Baca juga : Jika Biden Menang, Apa Yang Akan Dilakukan Trump?

“Seluruh pendukung pasangan calon 01 dan 02, tetap dalam keadaan seduluran saja. Tidak usah membuat kampanye hitam, saling menjelekkan. Apa sih manfaatnya kampanye hitam itu. Segera hentikan,” pinta Anang.

Anang mengatakan, biarlah masyarakat Banyuwangi memilih sesuai hati nurani. Banyuwangi selama ini terkenal dengan daerah damai, termasuk kerukunan umat lintas agama.

“Itu diimbau agar semua bisa menyejukkan suasana, semuanya adalah orang-orang beriman. Lebih baik memakai mata rohani kita daripada kampanye hitam,” katanya.

Baca juga : Sukur Bertekad Sapu Bersih Kemenangan Di Pilkada Jawa Barat

Pendeta Anang menjelaskan, selama ini Banyuwangi telah terkenal kerukunannya. Bahkan Banyuwangi meraih Harmony Award. “Baru saja forum pemuda lintas agama dan tokoh agama juga menyatakan tidak menggunakan kampanye hitam.

Di pilkada ini ibaratkan pedot layangane ora pedot sedularane (putus layangannya tapi jangan putus persaudaraannya),” ujarnya.

Sebelumnya, bertebaran spanduk provokatif dan bernada diskriminasi gender di sejumlah kecamatan. Isi spanduk itu misalnya, “Wong wedok iku nggone nang sumur, dapur, dan kasur. Gak dadi bupati (Perempuan itu tempatnya di sumur, dapur dan ranjang. Tidak jadi bupati).”

Baca juga : Pemeran James Bond, Sean Connery Meninggal Dunia Saat Tidur

Spanduk provokatif ini terpasang di sejumlah wilayah Banyuwangi. Antara lain, Kecamatan Banyuwangi Kota, Kecamatan Glagah dan Kecamatan Giri. [EDY]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense