BREAKING NEWS
 

Wajah Jakarta di Tangan Cawapres

Reporter & Editor :
SUPRATMAN
Kamis, 18 Januari 2024 00:14 WIB
SUPRATMAN

RM.id  Rakyat Merdeka - Debat Cawapres, Minggu (21/1) menjadi debat yang krusial. Hasil debat terakhir cawapres ini bisa menjadi bekal para pemilih menuju TPS. Selain itu, positif-negatifnya menjadi isu yang bisa digoreng berhari-hari.

Siapa pun pemenang debat atau pemenang pilpres, posisi cawapres tampaknya akan sedikit berbeda dibanding sebelumnya. Wapres bukan ban serep. Wapres akan punya beberapa wewenang cukup besar. Salah satunya: memimpin Dewan Kawasan Aglomerasi Daerah Khusus Jakarta (DKJ).

Kawasan Aglomerasi DKJ akan mencakup Provinsi Daerah Khusus Jakarta, Kabupaten Bogor, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Cianjur, Kota Bogor, Kota Depok, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kota Bekasi.

Beberapa kepala daerah, bupati dan walikota, serta empat Menteri Koordinator akan diorkestrasi dan dikoordinir oleh Wapres.

Baca juga : Wiranto Ajak Mantan Aparat Desa Pati Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran

Setidaknya, itulah yang diskenariokan dalam Rancangan Undang-Undang Provinsi Daerah Kawasan Jakarta (RUU DKJ). RUU tersebut sudah disetujui DPR.

Salah satu pasal yang disetujui, tapi belakangan ditolak dan sempat heboh, adalah gubernur DKJ yang akan ditunjuk Presiden. Bukan dipilih oleh rakyat lewat pilkada.

Apakah RUU ini akan terwujud? Menarik ditunggu. Karena, setelah Pemilu 14 Februari, arah angin dan koalisi bisa berubah lagi. Tergantung kepentingan dan komposisi baru di DPR.

Adsense

Begitu pemilu usai, parpol dan caleg juga sudah “tidak terikat” dengan rakyat. Bisa saja calon anggota DPR yang baru terpilih, tapi belum dilantik itu, memiliki sikap politik yang berbeda.

Baca juga : Sifat Daun Kering Pendukung Capres

Karena itu, menarik ditunggu, pertama, apakah gubernur Daerah Khusus Jakarta akan dipilih oleh rakyat melalui pilkada ataukah akan ditunjuk Presiden.

Kedua, apakah pasal yang mengamanatkan bahwa Wapres akan memimpin dan mengkoordinir Kawasan Aglomerasi Jakarta, akan gol atau tidak.

Kalau gol, di tangan Muhaimin, Gibran atau Mahfud Md (entah siapa nanti yang akan jadi wapres), kondisinya pasti tidak akan sama.

Ketiga cawapres tersebut tentu memiliki semangat, kepentingan politik, karakter dan prioritas masing-masing, sehingga nasib dan wajah kawasan aglomerasi Jakarta bisa berbeda-beda. Beda ”koki” beda rasa.

Baca juga : Ngidam, Dari Dubai Terbang Ke Las Vegas

Di debat Minggu nanti, bisa saja hal ini ditanyakan kepada cawapres. Tanggapan dan peta jalan yang mereka tawarkan bisa menjadi pertimbangan para pemilih.

Kebetulan isu aglomerasi dan DKJ ini berkaitan dengan tema debat yakni Pembangunan Berkelanjutan, Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup, Energi, Pangan, Agraria, Masyarakat Adat dan Desa. Jadi, menarik untuk mengetahui gagasan para cawapres.

Bagaimana wajah serta nasib kawasan Jakarta dan sekitarnya, kita tunggu siapa pemenang pileg dan pilpres.(*)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense