BREAKING NEWS
 

Bukan Menteri Grade B atau C

Reporter & Editor :
SUPRATMAN
Kamis, 12 September 2024 06:08 WIB
SUPRATMAN

RM.id  Rakyat Merdeka - Jumlah Kementerian diprediksi akan bertambah. Dari 34 menjadi 44. Penambahan ini diharapkan bisa meningkatkan kinerja yang berdampak positif buat rakyat. Bukan sekadar bagi-bagi kekuasaan. Juga bukan untuk memenuhi tuntutan tim sukses.

Penambahan Kementerian ini sudah diungkapkan beberapa politisi dan menteri. Undang-Undang Kementerian Negara juga sudah disiapkan. RUU tersebut akan disahkan dalam Rapat Paripurna. 

Anggota Badan Legislatif DPR mengatakan, pengesahan RUU tersebut kalau tidak Kamis hari ini, akan dilakukan pekan depan, sebelum DPR periode ini berakhir.

UU Kementerian Negara yang yang baru tidak lagi membatasi jumlah Kementerian hanya 34. UU tersebut akan memberi kewenangan kepada Presiden untuk menentukan jumlah Kementerian sesuai kebutuhan.

Baca juga : Bukan Menteri “Coba-coba”

Penambahan ini tentu saja akan menjadi kabar gembira bagi Partai Politik. Beberapa parpol sudah mengajukan usulan nama-nama menterinya.

Ketua Umum Parpol pendukung Prabowo-Gibran hampir pasti akan menjadi menteri. Beberapa menteri yang sekarang, juga akan tetap berlanjut. 

Adsense

Harapan kita, Kabinet mendatang akan menjadi kabinet terbaik bagi negeri ini. Pertama, karena jumlah kementeriannya bertambah. Diharapkan, penambahan ini akan meningkatkan kinerja.

Kedua, Pemerintahan Prabowo-Gibran juga memiliki waktu yang cukup lama, sekitar tujuh bulan, untuk menyeleksi para calon menteri. Sehingga, setelah pelantikan 20 Oktober 2024, bisa langsung tancap gas. 

Baca juga : Gadai Surat Dan 919 Triliun

Ketiga, kabinet kali ini akan menjadi zaken kabinet yang akan diisi para ahli di bidangnya masing-masing. Bukan sekadar figur managerial. Tapi benar-benar memahami tugas dan kewajibannya sedetail mungkin.

Dengan demikian, diharapkan, mereka yang terpilih merupakan putra-putri terbaik dari 275 juta rakyat Indonesia. Bukan yang kelasnya standar.

Putra-putri terbaik ini diharapkan melahirkan kabinet terbaik. Terbaik buat rakyat, bukan terbaik buat keluarga, kelompok atau parpolnya.

Dari anggota kabinet yang jumlahnya banyak ini diharapkan bisa lahir kebijakan-kebijakan yang pro rakyat. Bukan menteri yang pandai melakukan “gimmick” di awal-awal saja. Tapi yang memiliki kinerja, stamina serta integritas yang terjaga dan konsisten.

Baca juga : “Tamparan” Kesederhanaan

Dengan demikian, kita berharap tidak ada lagi menteri yang grade-nya B atau C. Semuanya A plus. Istimewa. Juga tidak ada yang tersangkut kasus hukum terutama korupsi serta menyalahgunakan kekuasaan.

Logisnya, bertambahnya jumlah Kementerian, semoga bertambah pula kesejahteraan rakyat lewat kebijakan-kebijakan yang pro rakyat. Bukan sebaliknya, nambah menteri malah tambah ruwet atau menambah beban rakyat dan keuangan negara.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense