Dark/Light Mode

Smooth Dan Bergejolak

Minggu, 25 Agustus 2024 06:19 WIB
SUPRATMAN
SUPRATMAN
Wartawan Senior

RM.id  Rakyat Merdeka - Sepertinya, ini transisi pemerintahan yang smooth tapi “bergejolak”. Jangan sampai dinamika atau “gejolak” ini membuat rakyat menjadi korban. Para elite politik perlu tetap memperhatikan rakyat. Jangan terlalu asyik dan larut dalam permainan politik.

Dinamika politik mulai menaik menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal Pilkada. DPR kemudian “menganulirnya” lewat badan legislatif. Dari sinilah timbul reaksi keras rakyat yang mengekspresikannya lewat aksi demo. Sampai pendaftaran pasangan calon kepala daerah 27-29 Agustus, suhunya masih dinamis.

Baca juga : Plot Twist Negarawan 

Di sela-sela keriuhan itu, beberapa parpol menggelar Muktamar atau Munas untuk memilih ketua umum.

Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Bali, 19-20 Agustus 2024 lalu.

Baca juga : Reshuffle Kerakyatan 

Partai Golkar juga menggelar Munas di Jakarta. Munas partai beringin sangat menyita perhatian. Nuansa politiknya sangat terasa. Acara ini dihadiri Presiden Jokowi.

Selanjutnya, Partai Amanat Nasional (PAN) menggelar Kongres ke-6, di Jakarta. Juga dihadiri Presiden Jokowi.

Baca juga : Meningkatkan Mutu Kemerdekaan

Kemarin, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai menggelar Muktamar di Bali. Suhunya panas. Presiden  Jokowi tidak hadir dalam pembukaan Muktamar.

Presiden mengutus Wapres Ma’ruf Amin dan Menko Polhukam Hadi Tjahjanto. Presiden terpilih Prabowo Subianto dijadwalkan hadir saat penutupan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.