BREAKING NEWS
 

Merawat Asa Antikorupsi

Reporter & Editor :
SUPRATMAN
Kamis, 17 Oktober 2024 05:54 WIB
SUPRATMAN

RM.id  Rakyat Merdeka - Salah satu materi pembekalan untuk para calon menteri, wamen serta kepala badan di Hambalang, hari ini yakni antikorupsi.  

Materi ini sangat penting. Karena, dari seratusan tokoh yang terpilih, kemampuan serta pengetahuan mereka sudah pasti mumpuni. Sudah teruji. Yang butuh pembuktian adalah konsistensi integritas serta semangat antikorupsinya.

Materi ini menggambarkan bahwa Presiden Prabowo ingin membuat Indonesia bersih terlebih dahulu supaya bisa dengan gagah melangkah ke luar, ke tengah persaingan global.

Sebelumnya, saat memberikan sambutan di acara PKB, Kamis (10/10/2024) lalu, Prabowo sempat menyinggung soal ini. Prsiden terpilih melontarkan warning keras kepada siapa pun yang mengkorup APBN atau APBD. 

“Ketua umum parpol, atau perwakilan mana pun yang memiliki menteri di kabinet,” kata Prabowo, “jangan coba-coba menyuruh para menterinya untuk cari uang dari APBN dan APBD”.

Baca juga : Kabinet Dengan Modal Kuat

Dalam beberapa kesempatan, Prabowo juga menegaskan perlunya menjaga APBN-APBD supaya tidak bocor. Saking semangatnya, lawan politiknya bahkan memplesetkan namanya menjadi “prabocor”.

Kita berharap, semua menteri, termasuk yang berasal dari parpol serta semua lembaga negara, memiliki semangat dan derap aksi yang sama dengan Presiden Prabowo. 

Semangat ini juga bisa menjaga marwah dan keamanan partainya. Karena, kalau oknum parpol  terlibat korupsi, partainya bisa jebol dan “tersandera”.  

Adsense

Dari seratusan anggota kabinet, kepala badan dan lembaga yang sudah diaudisi dan berasal dari berbagai latar belakang tersebut, kita berharap semuanya mampu mengimplementasikan tekad dan aksi antikorupsi tersebut di lapangan. 

Semuanya bisa menjadi sebuah tim super Indonesia. Bukan yang mengedepankan kepentingan kelompok atau parpolnya. Bukan yang menggerogoti uang negara untuk dibawa masuk ke kas partai.

Baca juga : "Mengebom Korupsi Politik"

Kita yakin, Prabowo yang sudah selesai dengan dirinya sendiri bisa mewujudkan tekad ini. Jangan sampai aksi dan upaya antikorupsi yang ditekadkan Presiden Prabowo tersebut dirusak oleh para pembantunya.

Karena itu, menjaga semangat dan tindakan antikorupsi dengan sangat tegas dan konkret, perlu diupayakan serius dan konsisten oleh semua pihak.

Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia yang saat ini terjun bebas, juga menjadi indikasi yang sangat mengkhawatirkan. Kondisi ini bisa melunturkan kepercayaan para investor asing.

Salah satu upaya yang bisa dilakukan Presiden yakni mendorong percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dan RUU Pembatasan Transaksi Uang Kartal (PTUK) menjadi UU. 

Kita berharap, RUU yang sudah lama mangkrak ini, secara gotong royong dan sinergis, bisa lahir dan menjadi UU di era Presiden Prabowo. 

Baca juga : Mencari Menteri, Bukan Kepala Ikan

Dua Undang-Undang ini menjadi asa serta bukti konkret bahwa semangat antikorupsi masih terus menyala. Dua UU ini juga bisa menjadi salah satu alat utama sistem senjata dalam peperangan melawan korupsi. 

Semoga di seratus hari pertama, atau paling lama setahun atau dua tahun pertama, upaya itu sudah tergambar dan segera terwujud.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense