Sebelumnya
Di balik kegagalan itu, tidak sedikit pula yang mampu bertahan sampai akhir tahun. Resolusinya sukses. Targetnya tercapai.
Beberapa orang yang berhasil menuntaskan resolusi tahun baru mengatakan, keberhasilan mereka karena menjadikan resolusi bukan sebagai target, tapi arah.
Baca juga : 2026, Jangan Panen Korupsi
Misalnya, mereka tidak menargetkan turun 10 kg tapi mengubahnya menjadi kompas, misalnya “lebih bersahabat dengan kondisi tubuh”.
Dengan demikian, kegagalan (karena baru turun satu kilogram) di minggu kedua Februari, tidak menghentikan langkah lalu menyerah. Mereka lanjut terus. Proses sekecil apa pun, bisa mereka hargai. Walau hanya sekadar kemenangan kecil di bulan Februari.
Baca juga : Cuci Piring Di Keran Bocor
Kalau pun berat badan turun hanya satu kg dari target 10 kg, itu masih lebih baik dibanding tidak turun sama sekali. Kalau hanya bisa membaca 30 halaman buku di bulan Februari, itu masih lebih baik daripada baru membaca dua halaman pengantar.
Kalau pun targetnya tidak tercapai 100 persen, proses “berniat baik” itu sendiri sudah memberikan energi positif. Yang penting, bisa merayakan kemajuan. Bukan kesempurnaan. Itu saran dari mereka yang berhasil menuntaskan resolusi tahun barunya.
Baca juga : Kue Besar, Piring Kecil
Apa pun upaya dan kondisinya: selamat merayakan tahun baru dengan cara masing-masing. Merayakan tahun baru yang matahari serta perputaran jarum jamnya masih sama dengan kemarin-kemarin.
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 & 6, edisi Minggu, 28 Desember 2025 dengan judul "Kemenangan Kecil Di Februari"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.