BREAKING NEWS
 

Makin Konkret Dukung Cabor

Pengamat: Dulu BUMN Cuma Ikut Perintah, Sekarang Terpanggil

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Minggu, 5 Mei 2024 07:45 WIB
Menteri BUMN/Ketua PSSI Erick Thohir menyalami pemain timnas U-23 di ruang ganti pemain Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar yang merupakan tempat penyelenggaraan Piala Asia U-23. (Foto: PSSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wartawan sepak bola senior yang juga pemerhati olahraga Indonesia Mahfudin Nigara mengatakan, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan salah satu tulang punggung kemajuan olahraga Tanah Air.

Sejak era Presiden Soeharto, Nigara menyebut BUMN tak sekadar menjadi sponsor acara olahraga. Lebih dari itu, BUMN juga merekrut atlet nasional sebagai karyawan bank pelat merah atau BUMN lain.

Nigara mencontohkan bomber timnas era 1965-1970, Sutjipto Suntoro yang berkarier di Bank Bumi Daya (BBD), yang sekarang menjadi Bank Mandiri.

Kiper timnas era 1970-1975, Ronny Paslah berkarier di Pertamina. Sementara eks PSSI Garuda-1 seperti Patar Tambuban, Marzuki, Aji Ridwanmas, Azhari Rangkuti tersebar di BTN hingga BNI.

Baca juga : INACA Dukung Kemenhub Pangkas Jumlah Bandara Internasional

Nigara menilai, dukungan BUMN terhadap olahraga semakin masif di masa kepemimpinan Menteri BUMN Erick Thohir.

Menurutnya, komitmen ini tak lepas dari latar belakang Erick yang merupakan orang olahraga dengan segudang prestasi, baik di sepak bola hingga basket.

"Di tangan Erick Thohir semakin jelas. Misalnya BUMN mau mensponsori Liga-1 lewat BRI," ujar Nigara di Jakarta, Sabtu (4/5/2024).

Adsense

Nigara menilai BUMN sudah sangat tepat mendukung sepak bola, bulutangkis, basket, voli, hingga panjat tebing. Atlet Indonesia untuk nomor speed mampu menjadi juara dunia.

Baca juga : Komisi VI DPR Dukung Polri Tindak Pengoplos BBM Pertamax Dengan Pertalite

"Kalau dulu BUMN ikut karena perintah, sekarang BUMN terpanggil. Peran menteri yang paham dengan kondisi olahraga, menjadikan langkah BUMN menjadi sangat tepat," ucap Nigara.

Komentator sepak bola TVRI pada 1992-1998 itu pun mencontohkan perubahan wajah timnas sepak bola Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, Erick mampu mentransformasikan sepak bola Indonesia menjadi salah satu kekuatan baru yang disegani.

"Sangat mungkin, sepak bola nasional memiliki harapan yang lebih besar. Karena Erick Thohir memiliki kapasitas dan kapabilitas yang mumpuni," tutur Nigara.

Dia berpendapat, dukungan penuh BUMN terhadap sepak bola merupakan sebuah kolaborasi yang saling menguntungkan.

Baca juga : DPR Minta Kemendag dan Penegak Hukum Lebih Tegas Tindak Peredaran Oli Palsu

Sepak bola, terutama timnas, dinilainya memiliki bekal finansial yang sangat cukup untuk meningkatkan kualitas dengan pemusatan latihan berkualitas, hingga bertanding melawan tim-tim kuat.

"Di samping itu, BUMN pun bisa mengambil keuntungan karena jumlah penggila sepak bola di Tanah Air lebih dari 120 juta. Ini setara dengan 8-12 negara di Eropa," papar Nigara.

Nigara meyakini, BUMN siap mendukung cabang olahraga (cabor) lain. Namun, cabor-cabor tersebut harus mampu berkomitmen untuk dapat meningkatkan prestasi.

"Jika cabor lain belum masuk, itu harus jadi motivasi. Perlihatkan dulu upaya, setelah setengah matang, BUMN pasti datang," ujarnya, mantap.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense