RM.id Rakyat Merdeka - Tim bulutangkis Indonesia telah melakukan persiapan dengan matang hadapi ajang bulutangkis BWF World Tour Finals 2024 yang akan digelar di Hangzhou, China, pada 11-15 Desember 2024, mendatang. Mereka berambisi membawa pulang gelar ke Tanah Air.
Ajang bergengsi yang menjadi penutup kompetisi bulutangkis musim ini akan mempertemukan para pemain terbaik dari berbagai nomor pertandingan.
Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Ricky Soebagdja menyatakan bahwa tim Indonesia sudah mempersiapkan diri dengan matang menjelang keberangkatan ke China. Tim Indonesia berangkat pada 8 Desember 2024 untuk beradaptasi dengan kondisi lapangan dan cuaca setempat sebelum turnamen dimulai.
“Keberangkatan tanggal 8 Desember sudah cukup untuk persiapan. Para pemain sudah terbiasa beradaptasi dengan berbagai kondisi cuaca, baik dingin maupun panas,” ujar Ricky.
Baca juga : Sah, HP Hasto Jadi Barang Bukti Kasus Harun Masiku
Ricky mengingatkan para pemain untuk menjaga performa dan kesehatan mereka, mengingat BWF World Tour Finals merupakan ajang penting yang memperebutkan hadiah total sebesar 2,5 juta dolar AS dan poin berharga untuk rangkaian tur dunia.
Turnamen ini hanya diikuti oleh delapan pemain atau pasangan terbaik per nomor berdasarkan poin yang mereka kumpulkan sepanjang musim. Setiap negara hanya diperbolehkan mengirimkan dua wakil per nomor.
Kompetisi ini akan dimulai dengan babak penyisihan grup yang terdiri dari dua grup di setiap nomor. Dua pemain atau pasangan terbaik dari masing-masing grup berhak melaju ke semifinal, kemudian berkompetisi untuk memperebutkan gelar juara.
Pemain Indonesia yang lolos di BWF World Tour Finals 2024 diharapkan dapat menunjukkan performa terbaiknya, meski dihadapkan dengan lawan-lawan tangguh dari negara lain.
Baca juga : Nadia Vega, Kangen Nasi Uduk, Mudik Ke Tanah Air
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie masuk Grup B satu grup dengan Raja Bulu Tangkis Dunia, Shi Yu Qi. Prosesi undian dilakukan Sabtu (7/12/2024) di Hangzhou China. Indonesia hanya punya satu wakil untuk sektor tunggal putra. Jonatan yang jadi harapan satu-satunya tergabung dalam grup B.
Tentu menumbangkan pebulutangkis berusia 28 tahun ini tidak akan mudah. Terlebih lagi Shi Yu Qi akan bermain di hadapan publiknya sendiri.
Selain sang pebulutangkis nomor satu dunia, Jonatan juga harus melawan dua wakil kuat lainnya. Yakni, tunggal putra Jepang, Kodai Naraoka tergabung bersama grup B.
Di samping itu, ancaman juga bisa dihadirkan oleh wakil Thailand, Kunlavut Vitidsarn.
Baca juga : Rajin Silaturahmi, Prabowo-Jokowi Satu Frekuensi
Bergeser ke Grup A, ada kompatriot Viktor Axelsen, Anders Antonsen. Seperti yang diketahui, tunggal putra Denmark tersebut berstatus sebagai unggulan pertama.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.