Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bareskrim Tunda Periksa Wulan Guritno Terkait Kasus Dugaan Promosi Judi Online
Kamis, 7 September 2023 19:17 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri harus menunda pemeriksaan Wulan Guritno, hari ini Kamis (7/9) karena alasan kesehatan.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat DivHumas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menjelaskan bahwa penasihat hukum Wulan Guritno telah meminta penjadwalan ulang pemeriksaan ke minggu depan.
Namun, jenderal bintang satu ini belum bisa memastikan tanggal pemeriksaan di minggu depan, karena menunggu pemulihan kesehatannya.
"(Harinya) enggak bisa disampaikan, menunggu kesehatannya pulih," ucapnya dilansir Antara, Kamis (7/9).
Baca juga : KPK Periksa Cak Imin Besok, Terkait Kasus Korupsi Kemenaker
Wulan Guritno menginformasikan kondisi kesehatannya melalui story Instagram pribadinya sekitar pukul 10.00 WIB. Dia masih berbaring di tempat tidur, menutup sebagian wajahnya dengan selimut putih, dan memberikan keterangan tentang kondisinya.
"Akhirnya robot ini tumbang juga karena di lokasi shooting 50 persen juga lagi pada sakit," tulisnya.
"Jadinya kemarin bed rest seharian minum obat dan minum semua vitamin-vitamin yang pernah aku post (inget gak?)," sambung Wulan.
Seperti diketahui, pada Senin (4/9), sebanyak 26 figur publik, termasuk Wulan Guritno, dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan promosi judi online melalui konten di media sosial.
Baca juga : Wulan Guritno, Diduga Promosi Situs Judi Online
Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri sedang menyelidiki keterlibatan artis, selebgram, dan influencer dalam promosi judi daring, dan mereka meminta klarifikasi dari pihak terkait. Sebelum pemanggilan klarifikasi, mereka telah melakukan monitoring, profiling, dan pendataan.
Direktur Tindak Pidana Siber, Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, mengungkapkan bahwa promosi judi daring oleh Wulan Guritno dibuat pada tahun 2020 dan laman tersebut masih aktif.
"Artinya, kami akan lakukan klarifikasi, kami panggil yang bersangkutan seperti tadi disampaikan kami lihat unsurnya terpenuhi atau tidak," tutur Vivid, Kamis (31/8).
Jenderal bintang satu ini secara tegas memperingatkan artis, influencer, dan selebgram untuk berhati-hati dalam promosi, menghentikan promosi judi daring,
Baca juga : Bareskrim Minta 96 Rekening Terkait Al Zaytun Diblokir
mengingat dampak negatif yang telah ditimbulkan oleh judi daring cukup merugikan masyarakat.
"Jangan sampai ada korban-korban lagi. Masih ada usaha lain kok, misalnya mempromosikan alat kecantikan yang sudah sesuai ketentuan dan segala macam," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya