Dark/Light Mode

Agnez Mo, Kritik Legislator Gemar Pamer IQ

Rabu, 3 September 2025 06:00 WIB
Agnez Mo. (Foto: Instagram agnezmo)
Agnez Mo. (Foto: Instagram agnezmo)

RM.id  Rakyat Merdeka - Penyanyi Agnez Mo ikut geram dengan huru-hara di Tanah Air. Apalagi pemicunya disebabkan sikap para legislator yang tidak memiliki empati terhadap kesulitan ekonomi masyarakat.

Agnez mengkritik politisi yang mementingkan ego dibandingkan mendengarkan aspirasi rakyat. Menurutnya, jabatan anggota DPR bukan sekadar soal kecerdasan intelektual (IQ), melainkan juga kecerdasan emosional (EQ), integritas, empati, visi, dan keberanian untuk melayani seluruh masyarakat.

Leadership ain’t about flexing your IQ, my friend. It’s about that and so much more,” kata Agnez.

Penyanyi yang sedang berkarier di Amerika Serikat (AS) itu mengingatkan, bahwa kepemimpinan dimulai dari kemampuan dan kemauan untuk mendengarkan dan menghorma t i orang lain.

Baca juga : Tenangkan Pasar, Airlangga: Fundamental Ekonomi Kita Tangguh

Kepemimpinan menuntut segalanya. Menuntut EQ, integritas, empati dan visi.

“Bukan hanya untuk orang-orang yang setuju dengan pemikiranmu dan bukan untuk sekadar memberi makan egomu sendiri,” sentil Agnes.

Dia prihatin kritik masyarakat terhadap kenaikan tunjangan DPR, justru malah dibalas para politisi di Senayan dengan tindakan tidak pantas. Seperti, adu nasib membandingkan hidup dengan rakyat. Pemilihan kata yang tak berempati. Dan aksi joget-joget yang mencerminkan tidak memiliki keprihatinan terhadap masyarakat yang tengah hadapi kondisi perekonomian yang sulit.

“Semua itu berawal dari EQ yang rendah, cara berbicara di depan umum yang memecah belah dan merendahkan, serta tanpa empati,” kritik Agnez.

Baca juga : Soros Cawe-cawe Demo Ricuh Di Indonesia

Pelantun Coke Bottle itu menilai, cara bicara para anggota DPR menyulut sakit hati rakyat. Hal ini dimulai dari ketidakmampuan mereka bicara dengan publik secara baik. Padahal, kemampuan itu hal mendasar yang harus dimiliki seorang wakil rakyat.

Secara pribadi, Agnez mengaku, pernah mendapat pengalaman buruk dipandang rendah oleh seorang anggota DPR.

“Saya mengalaminya sendiri beberapa bulan yang lalu, ketika seorang anggota DPR yang dengan entengnya bilang kalau belum S3 (PhD), nggak usah ngomong soal isu ini,” cerita Agnez, sambil geleng-geleng kepala.

Melihat sikap orang tersebut, bagi Agnez, sudah cukup untuk menilai kapabilitasnya.

Baca juga : 7 Polisi Penabrak Ojol Tidak Dikasih Ampun

Dia berharap, Indonesia tetap bersatu dan tidak terpecah.

“Izinkan saya katakan dengan jelas, jangan mau dihasut. Jangan mau dimanipulasi. Kita lebih bijak. Kita lebih kuat. Kita bukan lagi Indonesia di tahun 1998. Warga jaga warga, karena pada akhirnya kita adalah satu bangsa, disatukan oleh satu kebenaran: Bhineka Tunggal Ika,” tutup Agnez. MER

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 16, edisi Rabu, 3 September 2025 dengan judul "Agnez Mo, Kritik Legislator Gemar Pamer IQ"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.