Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Menerka Siapa Kandidat Cawapres Paling Berpeluang Dipinang Ganjar
Sirojudin Abbas: Elektabilitas Bukan Pertimbangan Utama
Rabu, 21 Juni 2023 07:01 WIB
Sebelumnya
Dari kalangan TNI dan Polri, siapa saja?
Yang punya kualifikasi untuk posisi itu cukup banyak. Baik perwira senior dari TNI maupun Kepolisian. Mereka ada yang masih menjabat di pemerintahan saat ini, ada yang tidak. Tak perlu saya sebutkan.
Apa yang menjadi pertimbangan PDIP dalam memilih Cawapres?
Tokoh-tokoh yang dipertimbangkan, tidak mesti memiliki elektabilitas tinggi. Sebab, dalam Pilpres, yang menjadi tokoh utamanya adalah Calon Presiden. Selama tokoh tersebut tidak negatif, dalam pengertian tidak membebani elektabilitas Capres, maka ia akan diusung.
Apakah ini akan efektif?
Baca juga : Adi Prayitno: 4 Kandidat Dari Kaum Nahdliyin
Ini sudah pernah terjadi sebelumnya. Misalnya, Wapres Boediono saat mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono pada periode kedua. KH Ma'ruf Amin mendampingi Presiden Jokowi pada periode kedua.
Contoh tersebut menunjukkan, memilih Cawapres tidak hanya menghitung faktor elektoral. Namun, sering mempertimbangkan faktor-faktor non elektoral.
Apa saja faktor non elektoral itu?
Misalnya, faktor-faktor sosiologis, psikologis, kondisi geopolitik, geoekonomi.
Dari nama-nama yang sudah beredar, siapa yang paling berpeluang dipilih menjadi Cawapres?
Baca juga : SMRC: Ganjar Berpeluang Naikkan Elektabilitas
Dari nama-nama yang beredar, masih belum terlihat siapa yang paling berpeluang dipilih. Sebab, faktor-faktor non elektoral itu masih harus diuji dan dipastikan dulu arahnya. Di luar itu, negosiasi koalisi antar partai masih alot dan menyita waktu cukup panjang.
Situasi politik masih sangat cair.
Kenapa situasinya masih sangat cair?
Karena, waktu pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih sekitar empat bulan lagi. Dalam empat bulan ke depan, masih banyak kemungkinan perubahan atau muncul peristiwa politik, sosial, ekonomi atau hukum yang bisa mempengaruhi aspirasi pemilih.
Negosiasi koalisi pun masih sangat dinamis. Makanya, tak mengherankan jika partai-partai politik belum merasa mendesak untuk membuat keputusan.
Baca juga : PAN: Jadi Cawapres Dengan Elektabilitas Tertinggi, Erick Bukan Kaleng-Kaleng
Koalisi yang ada sekarang pun masih bisa goyah ya?
Ya, memang begitu. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya