Dark/Light Mode

Awas, Serangan Fajar Digital Bertebaran Di Pemilu 2024

Pratama Dahlian Persadha: Pemilih Ditawari Belanja Online Di Market Place

Minggu, 2 Juli 2023 07:10 WIB
Pratama Dahlian Persadha, Chairman CISSReC. Foto: Dok. Rakyat Merdeka/RM.id
Pratama Dahlian Persadha, Chairman CISSReC. Foto: Dok. Rakyat Merdeka/RM.id

 Sebelumnya 
Jumlah pemilih pemula pada 2024 sangat besar, yakni 60 persen dari total pemilih. Mereka jadi target juga dong?

Iya, misalnya dengan cara membelikan voucher game untuk pemilih remaja atau pemilih pemula.

Karena, pada umumnya, remaja senang nge-game. Patut diwaspadai, tim pemenangan mengincar pemilih pemula yang jumlahnya besar itu.

Bahkan, sangat mungkin bagi tim pemenangan memberikan kebebasan kepada calon pemilih untuk berbelanja secara online.

Baca juga : AP II Pastikan, Fasilitas dan Personel Bandara Kertajati Siap Beroperasi Maksimal

Bagaimana teknisnya?

Misalnya, melalui market place dengan jumlah nominal tertentu. Lalu, pemilih menyerahkan kode pembayaran kepada tim pemenangan. Kemudian, tim pemenangan yang akan melakukan pembayaran.

Apakah pelakunya mudah ditangkap?

Politik uang melalui cara seperti itu lebih sulit dilacak. Karena, tidak ada interaksi fisik saat melakukan serangan fajar. Tapi, bisa ditelusuri secara digital.

Baca juga : Srikandi Ganjar Kalteng Dan Perempuan Milenial Belajar Membuat Oleh-Oleh Khas Barsel

Apakah politik uang digital bisa dicegah?

Secara teknis, politik uang melalui uang digital, lebih sulit dicegah. Sebab, tidak ada pembatasan dalam melakukan transaksi melalui uang digital. Tim pemenangan bisa menyiapkan banyak rekening untuk membeli suara.

Apa yang bisa dilakukan penyelenggara Pemilu untuk meminimalisir kemungkinan itu?

Salah satu cara yang bisa dilakukan KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu), yakni memberikan edukasi kepada masyarakat. Segera melapor jika mengetahui ada politik uang. Baik itu politik uang manual, maupun politik uang digital.

Baca juga : Tatu: Dalam Perang, Maju Sesuai Instruksi

Edukasi tentang politik uang juga bisa diberikan kepada Caleg (Calon Anggota Legislatif). Terutama, tentang sanksi hukum yang akan diterima jika melakukan politik uang. [NNM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.