Dark/Light Mode

Nama Koalisi Pro Prabowo Diganti Tanpa Izin Imin, Elite PKB Kecewa

Firman Soebagyo: Belum Ada Janur Kuning Melengkung

Rabu, 30 Agustus 2023 06:20 WIB
Firman Soebagyo, Wakil Ketua Umum Partai Golkar. Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id
Firman Soebagyo, Wakil Ketua Umum Partai Golkar. Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id

 Sebelumnya 
bPertanyaannya, kenapa diubah nama koalisinya?

Seorang Calon Presiden pasti mempunyai misi dan visi. Kenapa Prabowo membuat nama Koalisi Indonesia Maju, pasti karena punya visi ke depan.

PKB agak tersinggung karena nama koalisi ini diubah. Gimana tuh?

Kalau soal itu, saya tidak bisa ko­mentar. Karena, saya bukan bagian dari yang ada di sana. Saya hanya melihat dari filosofi nama koalisi. Apakah PKB keberatan atau tidak, itu urusan mereka.

Baca juga : Luluk Nur Hamidah: Waktunya Makan Pecel Dengan Anies

Apakah semua partai koalisi diajak berkomunikasi tentang pergantian nama ini?

Pasti, semua dikomunikasikan dan ada penjelasan kenapa mengambil nama koalisi itu. Pasti Prabowo akan menjelaskan, kenapa menggunakan nama Koalisi Indonesia Maju.

Terkait dengan PKB, biarkan Prabowo dan Gerindra untuk menjelaskannya?

Oh iya, karena Prabowo kan yang menjadi Capresnya.

Baca juga : Firman Soebagyo: Kita Butuh Pemimpin Paham Ekonomi Global

PKB sepertinya mau membuka komunikasi dengan Ganjar dan Anies. Gimana tuh?

Politik itu dinamis. Selama belum ada janur kuning melengkung, yang namanya koalisi belum permanen. Bahkan, saat injury time pun kadang-kadang berubah.

Kenapa bisa begitu?

Dalam koalisi ada persyaratan-persyaratan yang tersirat dan tersurat. Yang tersurat kan jelas, sedangkan yang tersirat ini yang kita tidak bisa membacanya. Apa kira-kira targetnya.

Baca juga : Prabowo Dan Cak Imin Kok Belum Juga Dikawinin Nih

Itu yang kadang-kadang susah mencari titik temunya. Karena, yang tersirat ini, yang tahu hanya pimpinan partai koalisi. REN

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.