Dark/Light Mode

Penerapan Ganjil-Genap Motor Bakal Menyulitkan Rakyat Kecil

Deddy Herlambang: Apakah Adil Untuk Rakyat Tak Mampu

Rabu, 11 Oktober 2023 06:50 WIB
Deddy Herlambang, Direktur Eksekutif Institut Studi Transportasi. Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id
Deddy Herlambang, Direktur Eksekutif Institut Studi Transportasi. Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id

 Sebelumnya 
Pemprov DKI sedang mengkaji Ganjil-Genap motor. Pandangan Anda?

Usulan tentang Ganjil-Genap motor, prinsipnya bagus untuk pembatasan kendaraan pribadi, termasuk roda dua.

Akankah Ganjil- Genap mo­tor bisa diterapkan dengan baik, dan berdampak signifikan untuk mengatasi polusi dan kemacetan?

Baca juga : Gembong Warsono: Driver Ojek Makin Sulit Dapat Order

Perlu disimulasikan terlebih da­hulu, apakah adil bagi yang tidak mampu. Sebab, bagi yang mampu secara ekonomis, bisa membeli motor dengan nomor Ganjil dan Genap. Un­tuk mengatasi aturan Ganjil-Genap mobil saja, orang bisa beli mobil dua. Apalagi, motor yang lebih murah.

Apakah waktu penerapannya bisa sama dengan Ganjil-Genap roda empat?

Bila Gage hanya jam tertentu pada pagi dan sore, percuma. Karena, jumlah atau volume kendaraan masih relatif sama.

Baca juga : Kang Emil Minta Oetomo Hospital Prioritaskan Layanan Kesehatan Bagi Warga Tak Mampu

Sebaiknya bagaimana dong?

Kemungkinan bila jam Gage­nya full day, semisal jam 6 pagi sampai jam 12 malam, mungkin akan terasa signifikan perubahannya.

Jika sepeda motor listrik bebas Gage, apakah akan membuat mas­yarakat beralih ke motor listrik?

Baca juga : Santri Ganjar Adakan Pengecekan Kesehatan Gratis Untuk Sambut Tahun Baru Islam

Bisa juga masyarakat beralih ke motor listrik. Tapi, tetap macet karena jumlah kendaraan sama. Orang hanya beralih menggunakan motor listrik saja, yang seharusnya ganti naik angkutan umum.

Dari data Anda, bagaimana pengaruh motor terhadap polusi di Jakarta?

Sekitar 70 sampai 80 persen dari to­tal kendaraan setiap hari di jalan raya, adalah motor. Sepertinya, Dishub DKI sudah punya kajian mengenai hal itu. NNM

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.